LENSAINDONESIA.COM: Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) menghimbau agar masyarakat tidak terpancing konflik antara Sunni-Syiah yang terjadi di Jember dan Sampang Madura.

Himbauan ini disampaikan oleh Ketua Pengurus Wilayah Lembaga Pendidikan (PWLP)  Ma’arif  Jatim,  Achmad Muzakki, saat menghadiri rapat kerja , di Aula LP Ma’arif Jatim, Waru Sidoarjo.

“Kita jangan terpancing, karena isu tersebut belum tentu kebenarannya. Kalaupun ada perbedaan pemahaman, seharusnya bisa diselesaikan dengan cara musyawarah.”katanya.

Menurut Achmad Muzakki, peristiwa di Sampang dan Jember bukanlah murni konflik kepercayaan. Dari beberapa temuan di lapangan, diduga konflik tersebut berawal dari masalah sosial dan bersifat personal. Kemudian melebar kerah sektarian.

Terkait konflik ini, PWNU sudah melakukan langkah persuasif dengan cara membentuk tim yang bertugas mencari solusi agar tidak semakin melebar, yang menggangu stabilitas nasional, khususnya Jatim.@jani