Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Jawa Timur

Payah, Polres Jombang tak bisa cetak STNK 

LENSAINDONESIA.COM: Pemohon Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di wilayah Jombang nampaknya harus bersabar untuk mendapatkan syarat kelengkapan berkendara tersebut.

Pasalnya, hingga saat ini, sebanyak 24 ribu tunggakan wajib cetak STNK belum bisa memproses akibat kekurangan bahan material penerbitan.

Kepala Unit Regident Satlantas Polres Jombang, Aiptu Arifin mengatakan, tumpukan tunggakan penerbitan STNK tersebut terjadi secara komulatif selama kurun waktu 5 bulan terakhir.

Padahal, selama kurun waktu tersebut,  material pembuatan STNK habis sedangkan jumlah pemohon STNK terus bertambah.

“Ini tunggakan kumulatif dari tanggal 29 April sampai dengan 9 September 2013,” katanya, Selasa (17/9/2013).

Dijelaskanya, bulan ini, proses pembuatan STNK sendiri sebenarnya tetap berjalan karena sempat mendapat kiriman 10 ribu lembar blanko dari pusat. Sehingga, jumlah tumpukan wajib cetak STNK yang sebelumnya 37.274 lembar berkurang menjadi 34.859 lembar.

Sementara itu, sisanya untuk STNK pengganti semtara yang dipegang pemohon sebanyak 3.907 lembar dan untuk mencetak STNK yang diajukan diatas tanggal 10 September sebanyak 1.348.

“Sisanya, sebanyak 4.745 lembar blanko untuk melayani pemohon berikutnya tanggal 17 September. Sedangkan, 34 ribu yang belum cetak masih menunggu dropping bahan,” pungkas Arifin.

Sekedar diketahui, sejak bulan April 2013, pembuatan STNK di wilayah Jombang mengalami hambatan akibat habisnya bahan material pembuatan STNK. Bahan material pembuatan STNK selama ini di drop oleh Ditlantas Mabes Polri.@M_syafii**