Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Mojokerto

Gawat! Nasib pedagang pasar Jombang tergantung rapat kerja dewan 

LENSAINDONESIA.COM: Nasib pedagang yang menghuni ruko di pasar citra niaga Jombang belum akan terang dalam beberapa hari kedepan.

Hal ini terlihat dari belum adanya aturan untuk merespon habisnya Hak Guna Bangunan (HGB) ruko di Jl Jend A Yani yang dibangun pada tahun 1992 lalu itu.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Bidang Pendapatan dan Pengembangan Pasar, Dinas Pasar Kabupaten Jombang, Mas Huda Widjaja mengatakan, kewenangan untuk menentukan kelanjutan penggunaan ruko di komplek pasar citra niaga Jombang tergantung pada kebijakan Pemerintah Daerah.

“Kewenangan kami menata dan membina pedagang, soal HGB yang habis, itu masuk ranah aset daerah. Jika pengelola aset daerah mengizinkan, kami tinggal melangkah untuk pembinaan pedagang,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/09/2013)..

Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah, Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset daerah (DPPKAD) Jombang, Sri Sujati juga mengungkapkan, bangunan ruko di pasar Citra Niaga Jombang yang ditempati 130 pedagang memang akan habis masa berlakunya mulai 22 September 2013.

Mendekati habisnya masa berlaku HBG ruko, saat ini sudah ada 69 pedagang dan pemilik ruko yang mengajukan perpanjangan HGB.

Namun, Sri Sujati mengatakan, pengajuan dari pedagang belum bisa diputuskan sebab hal itu menangkut aturan pengelolaan aset daerah. “Aturan mainnya ada di bagian hukum. Kami masih menunggu seperti apa ketentuan penggunaan dan pengelolaan aset khusus ruko pasar citra niaga,” katanya.

Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang, Munir Al Fanani mengkritik cara kerja Pemkab Jombang yang terkesan lamban untuk merespon habisnya HGB ruko pasar citra niaga Jombang.

Menurut dia, jatuh tempo masa HGB sebenarnya sudah diketahui secara pasti namun Pemkab Jombang lamban mengambil tindakan.

Baca Juga:  Komisi B DPRD Surabaya usulkan Pansel Dirut PDPS diganti karena dinilai gagal

Munir mengatakan, sebenarnya Komisi B DPRD Jombang sudah jauh hari mengingatkan perihal habisnya masa berlaku HGB. Termasuk, mendorong Pemkab Jombang mengamankan aset milik daerah.

“Komisi B dari dulu mendorong eksekutif untuk mengambil langkah kongkrit biar pedagang tidak resah. Tetapi masalah itu belum selesai sampai sekarang,” ujarnya.

Masalah habisnya HGB Ruko di Pasar citra Niaga Jombang, lanjut politisi PKB ini, sudah masuk dalam agenda pembahasan di DPRD Jombang. “Masalah itu akan kita bahas besok (hari ini), kita akan menggelar rapat kerja dengan instansi terkait. Prinsipnya, pedagang harus dijaga dan aset daerah harus diselamatkan,” pungkas Munir Al Fanani.@Moh_Syafii