LENSAINDONESIA.COM: Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Madiun, Jawa Timur, BSB alias Sinyo, dipanggil Kejaksaan Negeri dalam kasus dugaan korupsi dana komite sekolah, Senin (23/09/2013).

BSB datang ke kantor kejaksaan sekitar pukul 09.00 WIB mengenakan pakaian dinas yang dibalut dengan jaket kain warna hitam. Setelah melapor ke piket, BSB yang juga warga Jalan Sikatan Kota Madiun ini, langsung menuju ruang tunggu di lantai dua. Sekitar 30 menit, BSB masuk ke ruang pemeriksaan pidana khusus (Pidsus) untuk diperiksa oleh jaksa.

Kasi Pidsus Kejari Madiun, Sudarsana, mengatakan, BSB diperiksa dengan kapasitas masih sebagai saksi. Sebelumnya, belasan guru juga sudah diperiksa.

“Belum ada tersangka. Dia (BSB), kita periksa masih dalam status saksi. Ini masih dalam penyidikan untuk mencari siapa tersangkanya,” kata Sudarsana, kepada wartawan, Senin (23/09/2013).

Selain BSB, turut dipanggil pula, Kasek SMAN 5 Kota Madiun, RTN. Perempuan ini datang belakangan setelah BSB. Begitu datang ke kantor kejaksaan, RTN juga langsung menuju lantai dua (Ruang Pidsus).

Sekedar diketahui, dua kepala sekolah ini dipanggil kejaksaan, dalam kasus dugaan korupsi penyelewengan dana komite sekolah. Menurut sumber lain di kejaksaan, sebenarnya penyelidikan tidak hanya dalam kasus penyelewengan dana komite. Tapi ada anggaran lain yang masuk dalam penyelidikan jaksa.

“Tidak hanya dana komite saja. Ada perkara lainnya. Semua mengarah kepada Kaseknya (BSB dan RTN). Kita lihat saja nanti hasil akhir pemeriksaan”, kata salah satu sumber di Kejari Kota Madiun, yang tidak mau disebutkan namanya.@welas_arso