LENSAINDONESIA.COM: Tim putra Indonesia harus kembali menerima kekalahan pada lanjutan FIBA U18 3X3 World Championships 2013 hari kedua yang digelar dilapangan silang Monas, Jakarta, Jumat (27/09).

Rivaldo Tandra Pangesthio, Vincent Rivaldi Kosasih, M. Sandy Ibrahim Aziz dan Ferdian Dwi Purwoko harus menghadapi Qatar dihari kedua FIBA 3X3 2013. Pada pertandingan kali ini anak anak asuhan Antony Gunawan sudah tertinggal sejak permainan dimulai. Antony yang berdiri dipinggir lapangan, terus menerus memberikan arahan kepada para pemain, untuk bisa menghadang pergerakan para pemain Qatar yang sebagian jauh lebih unggul secara fisik.

Indonesia sempat mengambil alih pimpinan atas Qatar dengan skor 6-5, namun hasil tersebut tidak mampu dipertahankan oleh Rivaldo cs dan harus mengakui keunggulan Qatar dengan skor akhir 18-21. Hasil ini memastikan Indonesia tidak dapat lolos dari fase grup ke putaran Final lantaran menerima empat kali kekalahan secara beruntun.

Tidak mampunya tim putra Indonesia menembus partai final, ditanggapi dingin oleh sang pelatih Antony Gunawan. Menurutnya, pada turnamen kali ini, Indonesia memang tidak memberikan target khusus bagi para pemain. Turnamen ini dimaksudkan untuk menambah jam terbang sekaligus membakar semangat mereka sebagai wakil Indonesia untuk menjalani turnamen turnamen internasional berikutnya.

“Kita dari awal memang tidak memberikan target khusus buat anak anak. Turnamen kali ini untuk menambah jam terbang pertandingan internasional mereka, karena ditingkat nasional sangat sedikit kesempatan mereka untuk bermain,” jelas Antony usai pertandingan.

“Nantinya saya akan mempertahankan 3 dari 4 pemain yang ada sekarang untuk dipersiapkan pada kejuaraan dunia tahun depan. Semoga dengan pengalaman ini, mereka mampu mengetahui peta kekuatan negara negara Eropa yang bisa membuat mereka terus meningkatkan kapasitas mereka sebagai pemain,” tambahnya.@muhammad