LENSAINDONESIA.COM: Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) memilih mantan menteri ekonomi, Rizal Ramli sebagai Ketua Umum Sementara. Pertemuan yang dihadiri 30 pengurus Kadin daerah dan 20 perwakilan dari asosiasi pengusaha di The Stone Hotel, Kuta, Bali, Sabtu (28/09/2013) ini secara aklamasi memilih Rizal.

Rapimnas juga memilih Setiawan Djody sebagai Ketua Dewan Penasehat Kadin dan Oesman Sapta Odang sebagai Ketua Dewan Pembina Kadin. Rapimnas memberikan mandat kepada Rizal Ramli untuk menggelar Musyawarah Nasional VII Kadin pada Oktober 2013.

Dalam sambutannya, Rizal mengatakan apa yang terjadi di tubuh Kadin kali ini mirip dengan suasana revolusi kemerdekaan. “Suasananya seperti masa revolusi. Kalau Indonesia mau merdeka, maka kita harus siap dulu segalanya,” kata Rizal.

Rizal Ramli berjanji akan membenahi Kadin menjadi lebih baik. Ia mengajak seluruh anggota Kadin daerah menyatukan gagasan untuk memperbaiki organisasi pengusaha tersebut. Kalangan pebisnis, kata dia, harus berpengaruh terhadap roda perekonomian nasional. “Tapi makin lama Kadin ini makin memble dan jadi alat yang berkuasa, bukan alat untuk anggotanya,” ujar dia.

Rizal mengatakan tak tertarik menjadi Ketua Umum Kadin. Ia hanya akan memimpin pada masa transisi hingga Munas digelar Oktober nanti. “Siapa yang jadi ketua umum berikutnya, mudah-mudahan Rizal Ramli ketika itu sudah jadi presiden,” kata dia berseloroh.

Rizal juga mengatakan siap membuka diri bagi kubu Suryo Bambang Sulisto yang telah diberhentikan melalui Musyawaran Nasional Luar Biasa Kadin di Pontianak pada 27 April 2013.

Sementara Oesman Sapta Odang menyatakan, Rizal Ramli dan Setiawan Djody adalah orang yang memiliki idealisme dan konsep dalam membangun bangsa.

“Saya kenal keduanya cukup lama. Mereka tidak berpikir soal jabatan. Yang dipikirkan konsepsional ke depan, bagaimana membangun sistem perekonomian di Indonesia,” kata dia.

Rapimnas Kadin di Bali kali ini merupakan imbas dari konflik internal mereka. Ketua Panitia Azwir Dainy Tara mengatakan Rapimnas ini digelar setelah Kadin dibubarkan, dan mengagendakan mencari ketua umum pengganti Suryo B. Sulistio.

Oesman Sapta Odang mengatakan, Rapimnas digelar atas dasar tuntutan Kadin daerah yang ingin pertumbuhan ekonomi di daerah dapat meretas dengan baik. “Kadin daerah saat ini sudah mati suri. Itu sebabnya mereka berkumpul untuk kembali membangkitkan semangat daerah,” ujarnya.@licom/smc