LENSAINDONESIA.COM : Rencana pembangunan 5 pasar oleh PD Pasar Jaya yang diberi nama ‘Pasar Rakyat’ di kota administratif DKI Jakarta akan dimulai pada minggu kedua di bulan Oktober 2013 ini dengan ditandai peletakan batu pertama dari Gubernur DKI Joko Widodo.

Direktur Utama PD Pasar Jaya Djangga Lubis mengatakan, Pasar Rakyat yang akan segera dibangun ini nantinya berbeda dengan pasar-pasar sebelumnya, pasalnya nanti akan dikonsepkan 5 pasar ini sebagai pasar lingkungan, karena berukuran kecil dan di gratiskan bagi pedagang.

“Jadi ini konsepnya memang pasar lingkungan, karena pasarnya kecil dan secara bisnis pun di kami tidak terlalu menguntungkan. Makanya digratiskan saja,” ujarnya pada wartawan, Jakarta, Rabu (3/10/13).

Nantinya, para pedagang yang menempati Pasar Rakyat ini akan digratiskan untuk uang sewa gedungnya dan mereka hanya dibebankan biaya operasional seperti biaya keamanan, listrik dan kebersihan.

“Nantinya iuran di pasar tersebut bukan disebut sebagai retribusi, tetapi biaya pengelolaan pasar. “Biaya pengelolaan pasar namanya, bukan retibusi,” ulasnya.

Djangga juga menjelaskan, dalam tahap awal pembangunan Pasar Rakyat ini akan dimulai di Pasar Manggis dan Pesanggrahan Jakarta Selatan, Kampung Duri Jakarta Barat, Kebun Bawang Jakarta Utara, dan Nangka Bungur di Jakarta Pusat.

“Untuk Jakarta Timur, nanti di tahap berikutnya,” jelasnya.

Menurut Djangga, saat ini pihaknya tengah membangun tempat penampungan sementara bagi pedagang. Rencananya, para pedagang akan ditempatkan di tempat penampungan sementara tersebut pada 13 Oktober mendatang.

“Nanti kita bongkar bangunan lama, setelah itu baru kita lakukan peletakan batu pertama, pak Gubernur juga bersedia. Ya saya kira, Oktober lah dimulainya,” pungkasnya. @silma