Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Proses pindah kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang ternyata menghabiskan biaya tidak sedikit. Bagaimana tidak, untuk memindah sekretariat dari Jl KH Agus Salim Kota Malang ke Kepanjen, Kabupaten Malang, ternyata menghabiskan Rp 96 miliar.

Sekda Kabupaten Malang, Abdul Malik mengatakan Pemkab Malang akan pindah kantor mulai, Senin (7/10/13) depan.

“Biaya itu untuk proses pindah kantor sekretariat Pemkab Malang. Kita memang sudah harus menempati kantor baru di Kepanjen mulai Senin depan. Semua bagian yang masuk di bawah kesekretariatan sebanyak 14 bagian termasuk Humas harus pindah ke Kepanjen,” jelas Abdul

Abdul Malik menjelaskan, kepindahan Sekretariat Pemkab Malang itu tidak akan memberikan pengaruh pada pemberian layanan terhadap publik.

Alasannya, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di bawah Sekda itu hanya 14
bagian dengan sumber daya manusia (SDM) sebanyak 215 saja dari total 5000 PNS di lingkungan Pemkab Malang.

Apalagi tandas dia, sesuai keputusan Bupati Malang bila seluruh SKPD yang bersifat operasional memang harus pindah ke Ibu kota Kabupaten Malang, yaitu Kepanjen.

“Paling lambat, seluruhnya sudah pindah ke kantor baru di Kepanjen itu hingga akhir Oktober bulan ini,” tegasnya.

Namun, pihaknya mengatakan kantor lama akan ditempati SKPD yang bersifat perumus kebijakan. SKPD yang bersifat techno structur itu disebutkan mantan Kepala BKD Kabupaten Malang ini seperti badan atau kantor.

Misalnya Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Badan Diklat, Bakesbangpol, dan kantor Satpol PP menempati kawasan kantor Kesekretariatan yang ditinggalkan Sekda.

“Satpol PP tetap di sini, tidak pindah ke Kepanjen karena Rumah Dinas Bupati masih tetap di Kota Malang. Selain  itu, Satpol PP ini kan tidak termasuk dinas atau badan, tapi merupakan kantor yang kategorinya techno struktur. Tapi mereka tetap harus pindah para tahun 2015,” katanya. @Aji**