Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE PROOTONOMI

Warga Cipatujah minta perbaikan irigasi dan jalan 

LENSAINDONESIA.COM: Kondisi alam Kecamatan Cipatujah sangat sangat cocok sebagai pertanian, sehingga tidaklah berlebihan jika selama ini menjadi lumbung padi bagi kebutuhan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya. Namun, sejak beberapa tahun terakhir ini, gabah/ padi yang dihasilkan menurun cukup tajam.

Hal ini diungkapkan Camat Kecamatan Cipatujah, Bambang Yulianto dalam acara hearing dialog DPRD Jabar dengan unsur masyarakat  di desa Darwati Kecamatan Cipatujah Kab.Tasikmalaya, Sabtu (5/19/2013).

“Luas persawahan semakin berkurang karena beralih fungsi menjadi perumahan dan jaringan irigasinya banyak yang rusak. Saat ini luas persawahan di Kac.Cipatujah tinggal sekitar 142 hektar. Untuk itu, warga meminta perhatian pemerintah pusat dan provinsi Jabar, agar secepatnya melakukan revitalisasi jaringan irigasi, demi dapat mempertahankan Cipatujah sebagai wilayah lumbung padi bagi kebutuhan warga Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya.

Acara hearing tersebut, dihadiri oleh wakil Ketua DPRD Jabar, H. Uu Rukmana didampingi  anggota Komisi E, M Putra, Buyung Samin, MSabikin  dan anggota DRPD Jabar Dapil XI, Tetep Abdullatif, Aceng Qutsyih, dan Aceng Roni. Selain Camat Cipatujah  turut hadir juga perwakilan BPMD Jabar M.Yakin; Sekretaris Bappeda Kab.Tasikmalaya,Roni A Syahroni, Para Kepala Desa se Kec Cipatujah serta dihadiri sekitar  200 warga, tokoh dan pengurus partai, OKP/Ormas se Kecamatan Cipatujah.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Bappeda Tasikmalaya, Roni A Syahroni, menyampaikan bahwa sejak dibuka dan diperbaikinya jalur Jabar Selatan  yang sebagian terkena wilayah Tasikmalaya Selatan, IPM Tasikmalaya sudah mencapai 72,94 point pada tahun 2012. Untuk itu, Pemkab Tasik, akan terus meningkatkan program kerja untuk meningkatkan bidang Pendidikan, Kesehatan dan daya beli masyarakat, serta mengurangi angka kemiskinan.

“APBD Kabupaten Tasikmalaya hanya sebesar Rp.2,1 triliun dan dari PAD hanya menyumbang sebesar Rp 70 Miliar. Dengan cukup terbatasnya anggaran, tentunya akan menjadi kendala besar dalam percepatan pemerataan pembangunan di Kab. Tasiklamaya. Untuk itu, kami atasnama Pemerintah dan warga Tasikmalaya, memohon kepada para wakil rakyat, baik yang duduk di DPRD Jabar maupun pusat, agar berupaya maksimal untuk memperjuangkan anggaran bagi kab.Tasikmalaya, ujar Roni.

Baca Juga:  Bawa 4 kg sabu ke Surabaya, sepasang kekasih dibekuk

Dalam menanggapi, aspirasi yang disampaikan  Pemkab Tasikmalaya pada umumnya dan kecamatan ipatujah pada khusunya, Wakil Ketua DPRD Jabar Uu Rukmana, mengatakan, sudah menjadi kewajiban anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan memperjuangannya. Terutama bagi anggota dewan asal daerah pemilihan Jabar XI ( Kab/kota Tasikmalaya, Garut).

“Aspirasi yang disampaikan, sudah kita catat, untuk selanjutnya akan kita klasifikasi, yang mana menjadi kewenagan Kabupaten dan Provinsi,” ujarnya. Uu juga meminta Kades dan Camat untuk segera membuat proposal tertulis atas aspirasi yang disampaikan dan harus diketahui Bupati. Proposal tersebut ditujukan kepada Gubernur dan ditembuskan kepada DPRD Jabar, untuk ditindaklanjuti dan dianggarkan pada saat penyusunan RAPBD Jabar. @husein.