LENSAINDONESIA.COM: Menghadapi Hari Raya Idul Qurban, Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur membentuk tim pemantau hewan kurban, utamanya dalam standart penyembelihan.

Hal ini didampaikan sekertaris Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Ir Irawan Subiyanto, bahwa pemebentukan tim ini juga berlaku untuk kabupaten dan kota, di seluruh wilayah Jawa Timur.

“Pihak kita akan turunkan tim khusus yang kami tunjuk untuk mengawasi setiap proses saat menjalankan idul kurban,” ujarnya kemarin saat dikonfirmasi lewat telepon, senin (7/10/13).

“Hal ini sesuai kriteria yang telah ditetapkan, kalau setiap penyembelihan hewan kurban juga sudah menjadi aturan bakunya, jangan sampai ibadah suci tahun ini jadi tidak sah jika terjadi kesalahan,” ungkapnya pada LICOM

Seperti yang telah ditetapkan dalam aturan bahwa setiap penyembelih hewan harus bersertifikat dari dipertekan (dinas peternakan). Bahkan sebelum penyembelihan, hewan ternak harus diperlakukan sebaik mungkin. “Hewan sebelum dikorbankan harus diperlakukan seperti manusia,” tambahnya

Irawan menambhakan, setiap tim yang dia bentuk terdiri dari 15-30 relawan dan ditempatkan di sejumlah daerah. “Kita bekerja Sama dengan Ikatan Dokter Indonesia, Universitas Aerlangga, Kampus Wijaya Kusuma, Universitas  Brawijaya dan Perhimpunan Dokter Hewan se-Jawa Timur, mengumpulkan 100 relawanuntuk ikut andil dalam pemeriksaan setiap hewan kurban”jelasnya.

“Harapanya, ibadah tahun ini lancar selalu, dan semua relawan tidak dipungut biaya, alias gratis,” tambahnya.@bagus