LENSAINDONESIA.COM: Ismineo Boy dan Valdo dua mahasiswa asal Timor Leste, Rabu (9/10/2013) sekitar pukul 00.30 WIB tewas ditangan Aldino, temannya sendiri. Kedua korban yang masih bersaudara ini tewas dengan tubuh penuh luka bacok.

Informasinya, diduga berawal dari saling ejek klub boxing (tinju), sekitar pukul 18.30 WIB, Boy terlihat cek cok dengan Aldino, di depan kost tersangka Jl Klampis Semalang I. Namun peristiwa tak sampai merembet panjang karena dapat dipisah warga setempat.

“Tadi sehabis maghrib mereka sudah cekcok, dan sempat mengeluarkan pedang, tapi dapat dipisah sama teman dan keluarga,” ujar warga yang tidak mau disebut namanya. Kalau masalahnya kami tidak tahu, soalnya mereka menggunakan bahasa sana (Timor Leste) lanjutnya.

Namun sekitar pukul 00.30 WIB, Aldino bersama teman-temannya mendatangi korban dengan pedang terhunus di kosnya, Jl Klampis Semalang Gg II. Kedua korban rupanya sudah siap dan mengajak seorang rekannya menghadang aksi para pelaku. Namun karena kalah jumlah, pihak korban kocar-kacir dan melarikan diri.

Sempat terjadi kejar kejaran dan korban diteriaki maling. Karena terkepung akhirnya kedua korban menjadi bulan-bulanan dan mengalami luka bacok di wajah dan tangan serta tusukan tusukan di perut. Boy tewas di lokasi kejadian sedangkan Valdo sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.

Hingga berita ini diturunkan, petugas Polrestabes Surabaya masih menyelidiki kasus ini. SEjumlah saksi masih dimintai keterangan dan perburuan terhadap para pelaku masih dilakukan. @rofik