Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE PROOTONOMI

Posal Pegatan Kalimantan amankan kurir dan pengedar narkoba 

LENSAINDONESIA.COM: Posisi wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) merupakan daerah yang strategis untuk perdagangan kota-kota di Pulau Kalimantan termasuk perdagangan obat-obat terlarang. Saat ini tercatat Kalsel menempati peringkat pertama peredaran narkoba di Kalimantan dan peringkat ke enam secara nasional. Serta merupakan daerah yang menjadi salah satu sasaran peredaran Narkoba khususnya di Banjarmasin, karena memiliki daya beli yang tinggi terutama di beberapa tempat hiburan.

Saat ini markas peredaran obat obatan terlarang tidak hanya di tempat hiburan malam saja tetapi juga di pemukiman warga bahkan hingga ke pelosok desa. Dewasa ini narkoba yang marak dikalangan remaja sudah merupakan hal biasa, hal baru yang akhir-akhir ini ditemukan adalah narkoba sudah merasuk di kalangan ibu-ibu rumah tangga. Narkoba tidak hanya merusak mental generasi mudah ataupun masyarakat tetapi juga telah menjadi salah satu penyebab penularan HIV/AIDS. Narkoba yang sering didapati ini adalah jenis sabu-sabu, Zenit Pharmaceustical, inex serta Halima.

Dalam peredarannya selain melalui bandara udara, pola peredaran para penyelundup Narkoba juga menyasar pelabuhan laut, baik yang besar maupun sungai. Luasnya perairan dan banyaknya sungai dan pelabuhan di Kalsel tak menutup kemungkinan menjadikan modus penyelundupan Narkoba melalui pelabuhan “tikus“. Hal ini sering digunakan sindikat narkoba yang dilakukan dengan pengiriman langsung dengan menggunakan kurir.

Dalam kurun waktu tiga bulan Pos TNI AL (Posal) Pegatan berhasil menggagalkan pengiriman narkoba dari Banjarmasin ke Pegatan melalui jalur laut dengan menggunakan Taxi Long Boat. Yang mana kejadian tersebut pada tanggal 11 Agustus 2013 berhasil mengamankan satu orang Atas nama Suryadi beserta barang bukti 20 pack atau 200 papan/2000 butir obat- obatan terlarang jenis Zenit Pharmaceustical ( jenis obat terlarang daftar “G”).

Kemudian tanggal 06 Oktober 2013 Pos TNI AL Pegatan kembali berhasil menggagalkan pengiriman narkoba jenis sabu – sabu melalui jalur laut. Dari hasil penangkapan tersebut, anggota Pos TNI AL Pegatan melaksanakan pemeriksaan awal terhadap tersangka serta barang bukti dan satu kantong obat terlarang jenis sabu-sabu seberat kurang lebih tiga gram beserta dua orang pelaku pelaku a.n. Ibu Zainab (51) warga Jl. Setia Budi Rt.08 Rw.03 Pegatan Hilir dan Ibu Noor Aida (38) warga Rt 10 Rw. 04 Pegatan Hilir Katingan Kalimantan Tengah.

Dengan dua kejadian penangkapan ini mengindikasikan bahwa penyebaran narkoba tidak hanya marak di pulau Jawa, namun sudah merambah ke wilayah Kalimantan Selatan. Hal ini sudah sangat merisaukan karena sudah masuk ke pelosok pedesaan dengan pola pengedaran menggunakan jasa masyarakat yang lugu dan religius.