LENSAINDONESIA.COM: Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Alfian Malarangeng resmi menjadi tahanan KPK, Kamis (17/10/2013). Andi ditahan setelah diperiksa selama hampir enam jam oleh penyidik KPK.

Andi keluar dari gedung KPK pada pukul 16.05 WIB. Berbeda saat kedatangannya tadi pagi, ketika keluar dari gedung KPK, Andi sudah mengenakan rompi oranye, yang dikenal sebagai rombi ‘kebesaran’ untuk para tahanan KPK.

Mengutip perkataan Andi tadi pagi saat datang ke KPK, dirinya memang sudah siap untuk ditahan. “Ya, saya siap ditahan,” ujarnya.

Andi menuturkan, dia akan menjalani proses yang sudah ditetapkan oleh KPK. Dia menerima keputusan KPK sesuai dengan mekanisme yang ada.

“Hari ini saya menjalankan penahanan sesuai dengan ketentuan KPK. Saya terima ini sebagai proses untuk mempercepat penuntasan kasus ini. Harapan saya supaya segera digelar di peradilan yang adil, sehingga kebenaran bisa terungkap, yang salah ya salah yang tidak salah tidak salah,” ujarnya.

Andi Alfian Malarangeng sudah ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus korupsi proyek Hambalang sejak Desember silam. Dia diduga menyalahgunakan wewenangnya sebagai Menpora.

Ia disebut tidak melaksanakan tugas dan wewenangnya dalam penetapan pemenang lelang atas pengadaan barang/jasa di atas Rp50 miliar, dan membiarkan Sekretaris Menpora melewati batas tugas Menpora. Menurut catatan BPK, negara telah dirugikan sebesar Rp 471 milyar akibat kasus tersebut. @rizky