LENSAINDONESIA.COM: Warga Bojonegoro tumpah ruah di alun-alun selama dua hari berturut-turut, untuk mengikuti grebek  seribu tumpeng dan melihat langsung pagelaran wayang kulit semalam sentuk.

Pergelaran wayang ini menampilkan dalang yang cukup populer, Warseno Slenk, yang khusus didatangkan oleh Pemkab Bojonegoro, untuk menhibur warga kota pada hari Minggu malam (20/10/2013)

BupatI Bojonegoro Suyoto, saat dikonfirmasi LICOM mengatakan bahwa, syukuran hari jadi Bojonegoro  ke 336  ini, adalah pestanya rakyat Bojonegoro. Sekaligus sebagai bentuk rasa syukur atas berbagai prestasi yang diraih Kota Ledre ini.

“Saat ini kita akan menjadi daerah lumbung pangan dan energi, pasalnya kebutuhan Migas kedepan, Bojonegoro akan mensuplay 20 persen dari kebutuhan Migas secara nasional,” katanya.

Tidak itu saja, tumpuan pemerintah pusat pada Bojonegoro, juga terkait dengan hasil pangan. Pasalnya saat ini, kota Angling Dharma telah menghasilkan 900 ribu ton gabah per tahunnya.

Target kedepan adalah, produksi gabah dari Bojonegoro mencapai 1,5 juta ton, karena banyak lahan yang saat  ini kondisi “bero” (lahan tidur), akan disulap menjadi lahan aktif. “Sedangkan pengairan kita tata dengan membangun seribu embung di berbagai Kecamatan yang kesulitan air,” jelas Suyoto .

Untuk diketahui, bahwa sebelumnya Bojonegoro dikenal kering dan tandus saat kemarau. namun jika musim penghujan tiba, berubah menjadi lahan banjir.

“Semua permasalahan tersebut  kita “gauli“  untuk mendapatkan formula pemecahannya secara baik. Dengan ditemukan sumber Migas tersebut, semuanya bisa kita kendalikan dengan perlahan-lahan namun pasti,” tambah suyoto.

Untuk itu dalam memontum hari jadi Bojonegoro saat ini, banyak suguhan yang tampilkan untuk warga Bojonegoro, karena menurut orang nomor satu di Bumi rajekwesi ini, semuanya adalah dari rakyat Bojonegoro untuk warga Bojonegoro.

Sedangkan seribu tumpeng yang digrebek adalah kiriman dari warga sendiri, yang dikepung di alun alun secara bersama –sama. “Ini menunjukkan keguyuban warga Bojonegoro dalam berbagai aktifitasnya,” tandas Suyoto.@nur_hidayat