Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE JAKARTA

Kejari Jaktim tangkap mantan Lurah Pulo Gadung 

LENSAINDONESIA.COM: Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, kembali menangkap salah satu mantan Lurah Pulo Gadung berinisial, T, yang hingga saat ini masih diperiksa, terkait dugaan korupsi sejumlah anggaran Kelurahan tahun 2012, saat dirinya memimpin.

“bersangkutan kena pidana khusus (Pidsus), sekarang masih diperiksa pihak kami, terkait kasus dugaan korupsi anggaran,”ujar Kajari Jaktim, Johny Manurung kepada wartawan, Jumat (25/10/13).

Menurut Johny pihaknya belum mendapat data lengkap, dan bagi rekan wartawan yang ingin tahu silahkan ke kantor saja.

Seperti diketahui, bahwa T diduga penyelewengan beberapa anggaran di Kelurahan di tahun 2012, sehingga Kejaksaan melihat ada kecurigaan dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ).

Sementara itu, sebelumnya, dua oknum PNS yang diketahui bernama Fanda Fadly Lubis, yang menjabat sebagai Lurah Kelurahan Ceger dan Zaitul Akmam, sebagai Bendahara Kelurahan
Ceger harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di muka hukum terkait proyek pengadaan barang dan jasa tahun 2012.

Keduannya diketahui, telah menjalani proses penahanan sejak Jumat lalu (11/10/13) kemaren, yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.

Bahkan, pada tahun anggaran anggaran 2012, Kelurahan Ceger mendapatkan anggaran belanja barang dan jasa yang bersumber dari APBD Propinsi DKI Jakarta, sesuai DPA Kelurahan Ceger. Sebagai bentuk pertanggung jawaban dari uang yang diterima, Bendahara dan Lurah Ceger mengajukan LPJ untuk kegiatan tersebut.

“Ternyata kegiatan-kegiatan yang ada dalam LPJ adalah fiktif atau tidak sesuai dengan kenyataan,”jelasnya.

Akibat perbuatan oknum Lurah dan Bendahara Kelurahan ini, negara dirugikan kurang lebih 450 juta rupiah.@winarko.

Baca Juga:  Gubernur Khofifah dukung pembangunan Museum HAM Omah Munir di Batu