LENSAINDONESIA.COM: Lanud Ranai merupakan pangkalan TNI AU yang pertama di Indonesia. Kota Ranai sudah ada 2 penerbangan dari maskapai swasta. Untuk itu, tempat ini jadi tempat latihan Angkasa Yudha 2013. Tujuan latihan ini menguji doktrin yang digunakan dalam penyelenggaraan Operasi Udara.

“Dalam latihan ini kita umpamakan Negara Asia di kawasan Asia Tenggara yang kaya akan dengan sumber energy yang diantaranya minyak dan gas bumi termasuk Indonesia dalam hal ini Kepulauan Riau. Kepulauan Natuna mengalami ketegangan di masyarakat akibat kebijakan otonomi daerah yang menimbulkan ketidakpuasan sebagian masyarakat sehingga menjurus konflik vertikal,” kata Kepala Staff Angkatan Udara Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia saat di temui usai membuka latihan Angkasa Yudha 2013 Lanus Ranai Pulau Natuna, beberapa waktu lalu.

Kasau menjelaskan, dalam latihan ini yang menjadi target infritrasi dari Negara Musang (Musuh Anggapan) kemudian memasukkan agen terselubung guna menggalang dan membantu persenjataan kelompok anti pemerintah di Pulau Natuna

“Bagaimana pangkalan di rebut skenarionnya di Pulau Natuna dan komando gabungan TNI beusaha ingin merebut dengan mengerahkan angkatan laut ampibi darat laut udara. Selama pengendalian udara tidak direbut mustahil bisa direbutnya,” ujarnya.

Ia mengatakan, Pasukan darat akan untuk para pemberontak di rebut kita hanya mengsimulasikan hanya bagian komando udara. Ingat musuh itu di Pulau Leo dan satu divisi mines pastikan tugas kita merebut dari para pemberontak.

“Pesawat TNI AU membawa 1- 4 ton bom yang di bawa oleh pasukan angkatan udara.Operasi Pertahanan Udara yang di laksanakan oleh Satgas Hanud dengan menggunakan pesawat F 16 dan Su 27/30 serta satuan Radar 212 dan Satrad 213 Tpi selama operasi berlangsung, kemudian pesawat 737 intai dikawal 2 SU 27/30 di mandala operasi, operasi serangan udara Strategis oleh Satgas tempur secara composite Strike menggukana pesawat F 16 dan Sukhoi 27/30 di Pulau Leo. Bantuan tembakan udara oleh satgas tempur menggunakan EMB-314 Super Tucano sesuai permintaan, Eselori susulan/Dallan oleh Satgas Dukpur dan Satgas Paskhas dengan menggunakan C 130,”pungkasnya.@winarko