LENSAINDONESIA.COM: Disebut-sebut Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyindir Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo terkait kemacetan Jakarta yang tak kunjung ada penyelesaiannya. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama justru ikut membela SBY.

Orang nomor dua di DKI Jakarta ini mengungkapkan, bahwa perkataan yang disebut-sebut sebagai sindiran itu memang sudah diucapkan SBY sejak masa jabatan mantan gubernur Fauzi Bowo (Foke).

“Enggak lah. Pusat bantu kita kok. Dia Bukan nyindir kita. Orang aja itu. Itu dari jaman pak foke, Pak SBY sudah marah-marah. Mungkin pas orang ngomong terus pak SBY inget. SBY sama pak Boediono sangat bantu kami. Kita hubungan sangat baik sama pusat. Bukan saya ngomong begini karena dia presiden, kalau enggak bener saya bilang enggak bener kok. Aku mah cuek aja. Saya ngomong apa adanya,” ujar Ahok di Balaikota, Rabu (6/11/13).

Anggota fraksi partai Gerindra ini memaparkan, bahwa selama ini pemerintah pusat justru selalu mendukung program yang di usulkan Jokowi.

“Justru pak SBY minta kita selesaikan PR lama yang belum selesai. Dan wapres juga bilang, apapun yang mau dilakukan Pemprov DKI, pemerintah pusat akan dukung penuh,” papar Ahok.

Ahok mencontohkan, bahwa program transpormasi massal misalnya yang pemerintah pusat sangat mendukung penuh program ini.

“ERP dia kasih surat PP. Termasuk kereta api jalan layang kan mereka bantu. Termasuk penambahan gerbong kereta api mereka bantu. Yang masalah kan cuma soal kereta api saja. Pemerintah pusat juga udah bantu kita, seperti MRT dia nanggung hutang yang 49 persen. Barang punya kita, hutang dia yang nanggung,” jelasnya.@silma