LENSAINDONESIA.COM: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta meminta agar Pemerintah lebih memprioritaskan UU kebudayaan untuk segera disahkan. Sebab, selama ini UU yang telah lama diwacanakan ini masih mandek di Balegda (Badan Legislasi Daerah).

Dalam acara Pidato Kebudayaan di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta Pusat, Senin (11/11/2013) malam, Kepala Disparbud DKI Jakarta, Arie Budiman mengatakan, selama ini kebudayaan harusnya menjadi prioritas karena kebudayaan Indonesia merupakan warisan yang tak dimiliki negara lain, namun mengapa justru pemerintah kurang memperhatikannya.

“UU kebudayaan sampai sekarang gak ada, Raperda kebudayaan DKI nongkrong di Balegda, sudah dari tahun 2012 belum ada hasil,” ujar Arie Budiman kepada LICOM.

Selain itu, Arie Budiman menyatakan jika kebudayaan harus menjadi ideologi Indonesia. “Ini kan refleksi dalam kehidupan kebudayaan, kebudayaan harus jadi ideologi Indonesia,” harapnya.

Arie Budiman juga menjelaskan terkait acara Pidato Kebudayaan di Taman Ismail Marzuki (TIM) yang digelar bersama Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) mengundang Karlina Supelli yang diminta menyampaikan pidato kebudayaan berjudul ‘Kebudayaan dan Kegagapan Kita’.

Dalam pidatonya, Karlina Supelli yang dikenal sebagai astronom perempuan pertama Indonesia itu berbicara tentang hutan yang terus saja dirambah dan dijarah mesin-mesin raksana dari kota.@silma