LENSAINDONESIA.COM : Banyaknya guru honorer yang belum memiliki peluang untuk menjadi guru tetap yang tingkat kesejahteraannya dianggap cukup, membuat keprihatinan tersendiri bagi semua pihak. Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahya Purnama(Ahok) mengatakan, nantinya guru-guru honorer yang belum memiliki kesempatan untuk menjadi guru tetap akan diberikan kesejahteraan yang layak.

“Guru-guru kita sudah bagus, yang kasihan itu kan guru bantu yang belum diangkat. Kita udah tes, tapi kalo belum dapat dan nggak punya peluang kita akan member kesejahteraan,” ujar Ahok di Balaikota, Senin (25/11/13).

Mantan Bupati belitung ini mengungkapkan bahwa di DKI Jakarta sendiri masih banyak diperlukan tenaga-tenaga pengajar dan nantinya kesejahteraan yang akan diberikan kepada guru bantu atau honorer ini berupa penyesuaian ke Upah Minimum Provinsi (UMP) dan tunjangan.

Saat ini tercatat kurang lebih ada 11 ribu guru honorer namun untuk jumlah kebutuhan tenaga pengajar di Jakarta sendiri orang nomor dua di DKI Jakarta ini mengaku belum mengetahui secara pasti.

“Kebutuhan sih masih kurang terus, saya nggak tahu pastinya, ini juga berhubungan dengan PNS kan, misal mereka bisa diangkat juga bagus, guru-guru yang tidak punya hasrat jadi guru bisa pindah ke Pemprov,” pungkas Ahok. @silma/noviar