LENSAINDONESIA.COM: Untuk mengantisipasi adanya bencana banjir, longsor dan lahar dingin Badan Nasional Penanggulangan Bencana(BNPB) telah mengalokasikan dana siap pakai jelang akhir tahun ini sebesar Rp.100 miliar.

Kepala BNPB, Samsul ma’arif mengatakan dalam pelaksanaan rapat koordinasi yang telah dilakukan beberapa hari ini pihaknya telah berkordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD)untuk mengkordinasikan pelaksanaan kegiatan pengurangan resiko dan penanggulangan bencana secara terpadu.

“Kami menyiapkan dana RP100 Miliar rupiah serta memberikan dukungan logistik dan peralatan untuk mengantisipasi bencana banjir dan tanah longsor di seluruh Indonesia,” ujar samsul kepada wartawan saat jumpa pers di Jakarta Pusat, Senin (25/1 /13).

Selain bantuan persiapan dana pihaknya juga akan memberikan dukungan pendampingan operasi penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor pada tingkat kabupaten atau provinsi.

“Bantuan dukungan pendampingan bencana ini akan dimulai sejak Gubernur atau bupati atau walikota menetapkan status siaga darurat,” jelasnya.

Nantinya, pihak BNPB bersama kementrian pekerjaan umum akan mengaktifkan posko banjir nasiopnal dan mengaktifkan pusdalos untuk pemantauan situasi daerah rawan banjir selama 24 jam dan siagakan TRC kabupaten kota provinsi dan pusat untuk melakukan kaji cepat. @silma