LENSAINDONESIA.COM: Indonesian Wound Healing Society (IWHS) dengan inisiasi dari Dr. Poengky Dwi Poerwantoro, SpBP menyelenggarakan perawatan luka kronik terbanyak secara serentak di Balai Pelatihan Kesehatan Manado untuk memecahkan Rekor MURI dengan kategori Pemrakarsa dan Penyelenggara Perawatan Luka Kronik kepada Pasien Terbanyak pada (5/6/13)lalu.

Acara ini diselenggarakan bertepatan dengan rangkaian acara internasional, yakni Asia Pacific Wound Care Congress (APWCC) 2013 di Manado. Pemecahan Rekor MURI bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dengan memberikan kesempatan kepada seluruh pasien untuk mendapatkan perawatan luka secara gratis dengan berbagai kasus luka basah yang dialami setiap pasien.

Menurut Pemrakarsa dr.Poengky Dwi Poerwantoro, SpBP, APWCC (Asia Pacific Wound Care Congress) adalah acara kongres perawatan luka (wound care) yang terdiri dari dokter dan perawat se-Asia Pasifik yang membahas mengenai manajemen perawatan luka saat ini dengan teknik yang berbeda untuk setiap kasus luka.

“APWCC merupakan salah satu bentuk aktivitas para tim medis yang bertujuan untuk menginformasikan metode perawatan luka ke seluruh wilayah Asia Pasifik sehingga metode modern ini menjadi standar,” ujar dr Poengky di Jakarta, Selasa (26/11/13). @winarko/noviar