LENSAINDONESIA.COM: Dana yang dihibahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kepada daerah-daerah penyangga seperti Bogor, Jawa Barat yang sempat tersendat, kini telah diterima pihak Pemprov Bogor. Demikian diungkapkan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Basuki T Purnama (Ahok)

Sebelumnya dana hibah yang diberikan untuk Bogor sempat bermasalah. Namun, kini sudah teratasi sehingga Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dapat menggunakan dana hibah tersebut.

“Dananya sudah diambil. Ternyata kemarin itu ada sedikit kesalahpahaman. Salahnya dimana sehingga tidak terkirim, saya tidak mengerti. Tapi total biayanya mencapai sekitar Rp 5 miliar. Dipakai untuk macam-macam, totalnya bisa sampai Rp 6-8 miliar, saya tidak terlalu jelas. Tapi saya ingat kok, ada kasih uang untuk bantu bongkar,” ujarnya di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/13).

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan bahwa pihakbya akan terus memberikan hibah kepada sejumlah daerah penyangga. Dan untuk besaran dana hibah yang diberikan tergantung kepada kebutuhan dan kesepakatan antara Pemprov DKI dan DPRD.

“Kita kasih saja terus, tidak apa-apa dan tidak masalah. Mau dipakai benar apa tidaknya tidak masalah, yang penting kasih saja,” pungkasnya.

Dana yang dihibahkan untuk Pemkot Bogor tersebut digunakan untuk pembongkaran villa didaerah Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Perlu diketahui selama ini, Pemprov DKI selalu memberikan dana kepada daerah penyokong sekitar Rp 5 miliar. Misalnya, di Depok, Jabar. Pada tahun lalu, Depok menggunakan dana hibah untuk merawat danau. @silma/noviar