Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE SPORT

IOA terdiri dari mantan atlet-atlet olimpiade Indonesia 

LENSAINDONESIA.COM: Indonesia Olympians Association (IOA), adalah sebuah organisasi yang terdiri dari mantan atlet-atlet Indonesia yang telah membela Indonesia diajang Olimpiade. IOA yang dipimpin Anton Susesno (mantan atlet tenis meja) kini telah berusia tiga tahun.

Walaupun para anggota IOA ini adalah para mantan atlet Olimpiade yang sudah tidak lagi berkecimpung didunia yang telah membesarkan nama mereka, namun mereka tetap eksis dan ikut memberikan perhatian yang cukup besar terhadap perkembangan dan kemajuan olahraga di tanah air.

Kini, IOA sudah memiliki 254 anggota mantan atlet yang tampil sejak Olimpiade 1952 hingga 2012. Selain Anton Suseno, para olimpian yang tergabung dalam IOA antara lain Lukman Niode (renang), Kresna Bayu (judo), Purnomo M Yudhi, Emma Tahapary (atletik), Yayuk Basuki (tenis), Richard Sambera (renang), Ricky Subagja, Susi Susanti, Alan Budikusuma, Taufiq Hidayat (bulutangkis), Hadi Wihardja (angkat besi) dan La Paene Masara (tinju).

Menurut Sekjen IOA, Lukman Niode, IOA bukanlah tempat atau wadah untuk pembinaan para atlet. Kami hanya sekumpulan mantan atlet Olimpiade yang ingin tetap berkarya dengan cara memberikan perhatian dan masukan tentang olahraga di tanah air.

“IOA bukanlah KONI, KOI atau Satlak Prima. Kami adalah sekumpulan atlet yang peduli akan perkembangan dan kemajuan olahraga di tanah air. Kami bukan hanya saja merangkul mantan atlet Olimpiade, tapi kami juga akan merangkul mantan atlet SEA Games dan Asian Games,” ujar Lukman di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Senin (02/12/13).

Pada kesempatan yang sama, Anton menambahkan, IOA juga ingin menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah Kongres Olimpiade yang diikuti mantan-mantan atlet dunia. Keinginan itu sudah disampaikan kepada asosiasi di atasnya, yakni tingkat Asia dan Oceania. Termasuk diantaranya minta restu kepada Menpora, KOI, dan KONI.

Baca Juga:  Jawa Barat butuh flay over, underpass, MRT dan LRT, transportasi online ganti plat kuning

“IOA berusaha agar Indonesia bisa menjadi tuan rumah Kongres Olimpiade yang diikuti para mantan atlet dunia. Karena itu, kami terus bersinergi dengan semua pihak, termasuk pemerintah. Tkami juga, sudah meminta restu KOI, KONI, Kemenpora,” jelas Anton. @muhammadrusjdi/noviar