Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    

Gauli siswi smp sambil direkam, Pria Ngawi ditangkap polisi 

LENSAINDONESIA.COM: Gara-gara menggauli siswi kelas 2 SMP, Suyadi (23) pria beristri warga Dusun Punukan, Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, kini mendekam dibalik terali besi penjara Polres setempat.

Pasalnya, pria kesehariannya sebagai pengamen ini harus mempertanggungjawabkan perbuatanya. Bukan hanya melakukan tindak asusila, Suyudi juga merekam adegan mesum dengan STt(14) siswi salah satu SMP di Kecamatan Geneng itu.

Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Budi Santoso menjelaskan, pelaku diamankan petugas, setelah mendapatkan laporan dari orang tua korban. Berkat laporan itu, pelaku langsung digelandang ke Mapolres Ngawi untuk dilakukan pemeriksaan, Rabu (04/12/2013) sore lalu.

AKP Budi Santoso mengungkapkan, kejadian terjadi pada 26 November lalu. Saat itu rumah korban dalam keadaan sepi. Oleh pelaku, korban mengiming-imingi uang Rp 10 ribu untuk menuruti permintaanya, yaitu berbuat mesum.

“Lalu, terjadilah tindak persetubuhan itu, setelah kejadian itu pihak orang tuanya melaporkan kepada petugas,” jelas AKP Budi Santoso.

Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan visum terhadap korban. Hasilnya, di bagian alat kelamin STt ditemukan adanya bekas tindakan kekerasan dengan benda tumpul.

“Karena korban masih dibawah umur maka pelaku akan dijerat Pasal 81 UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tandasnya.

Terpisah, Suyadi mengatakan untuk menarik rasa simpati korban, sengaja mengubah namanya dari Suyadi menjadi Aldi. “Saya dapat nomor ponsel dia (korban) dari teman dan langsung saya  temui. Sekali ketemu saya ajak begituan mau, lalu berlanjut ke rumah saya juga. Usai berhubungan, dia saya beri roti, sebotol minuman ringan dan uang Rp 10 ribu,” ujarnya.

Informasi lain menyebutkan perbuatan itu terungkap, akibat beredarnya video mesum antara pelaku dan St. “Saya memang sempat rekam pakai ponsel saat begituan dengan dia, tapi rekaman itu sudah saya hapus. Saya tidak tahu, kalau ada video saya itu beredar dimasyarakat,” ujarnya. Pelaku kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Ngawi.@arso