LENSAINDONESIA.COM: Sebanyak 600 anak-anak panti asuhan merayakan acara “Sinterklas” untuk menyambut Natal bersama di Grand City Surabaya (7/12/13).

Acara tahunan yang ke 8 kalinya ini, diselenggarakan oleh Paguyuban Tulang Rusuk (PTRS) bidang Sosial Kemasyarakatan.

“Kita ingin berbagi kebahagiaan. Menghibur anak-anak panti. Mengajak mereka berkumpul bersama dan bersenang-senang,”ucap Thomas more suharto, Seksi sosial paguyuban tulang  rusuk sekaligus Sie acara.

Ratusan anak-anak  dari 33 Panti Asuhan Se Surabaya, berkumpul di Atrium Grand City Surabaya untuk menunjukkan bakat-bakat mereka. Diantaranya dari Yayasan Pembina Anak Cacat (YPAC), Yayasan Pen. Anak Buta (YPAB), Pondok Kasih, Kasih Agape dan Griyo Asih Diakon.

Mereka berlomba untuk unjuk kebolehan, ada yang bernyanyi, baca puisi, menari, hingga bermain kulintang.

“Kami ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak dari Panti asuhan untuk menunjukkan bakat mereka agar dapat menumbuh kembangkan potensi diri anak-anak, untuk menjadi pribadi yang mandiri dan berguna bagi sesama dan gerejanya,” jelas Thomas.

Tampak keceriaan dari raut wajah mereka. Mereka saling bercanda, menari dan bernyanyi bersama walaupun diantaranya ada yang mempunyai kekurangan fisik dan berkebutuhan khusus.

“Kami juga akan memberikan penghargaan kepada anak-anak yang tampil sebagai best perfomance untuk memotivasi mereka melakukan yang terbaik bagi dirinya sendiri dan bagi sesama,” tambah Thomas.

Pada kesempatan ini, panitia ingin memberikan referensi kepada pengunjung agar terketuk hati untuk menyalurkan bantuan kepada anak-anak panti asuhan.

“Bagaikan tanah gersang yang rindu akan air, sekecil apapun bantuan yang diberikan kepada anak-anak, yang ada di panti asuhan akan sangat berarti berarti bagi kelangsungan hidup mereka dan masa depannya,” ungkapnya.

Salah satu peserta yang hadir, mengungkapkan kegembiraannya. “Senang sekali bisa berkumpul dengan teman-teman di sini. Dan dapat hadiah juga,”kata Jonathan, dari Yayasan Pembina Anak Cacat.@syska_liana