LENSAINDONESIA.COM: Wakil Ketua DPR, Pramono Anung menjadi kunci pamungkas terkait surat pemanggilan Wapres Boediono oleh Timwas Century. Di tengah kerasnya penolakan pemanggilan terhadap Boediono, politisi senior PDIP itu secara berani membubuhkan tanda tangannya sebagai jalan menghadirkan Boediono ke DPR.

“Kami di Timwas memberikan apresiasi dan dukungan kepada pimpinan DPR Pramono Anung atas keberaniannya ditengah gempuran penolakan agar kasus ini tidak dibongkar,” ujar anggota Timwas Century, Bambang Soesatyo, Rabu, (11/12/2013).

Menurut politisi Partai Golkar yang akrab disapa Bamsoet ini, langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen atas hasil keputusan rapat bersama anggota Timwas. Dan karena sudah menjadi keputusan dewan, maka lanjut Bamsoet, Boediono diharapkan bersikap kooperatif untuk bisa saling menghargai sesama lembaga tinggi negara.

“Saya berharap sih Wapres bisa hormati undangan DPR. Sebagai sesama lembaga negara saya harap Wapres bersikap negarawan hargai undangan kami,” imbuhnya.

Sebelumnya, melalui keterangan Bambang Soesatyo, bahwa surat pemanggilan untuk Boediono sudah dilayangkan kemarin, Senin (10/13/2013) dan sudah diterima oleh staf wakil presiden. Surat pemanggilan itu sendiri langsung ditandatangani oleh Wakil Ketua DPR, Pramono Anung.

Boediono rencananya dijadwalkan dihadirkan ke DPR pada 18 Desember 2013 mendatang dalam kapasitasnya sebagai Gubernur BI ketika bailout dikucurkan kepada Bank Century. @firdausi