LENSAINDONESIA.COM: Kodam V/Brawijaya akan menyelenggarakan pertunjukan kesenian yang dikemas dalam pangggung prajurit yang bertajuk “Srawung Seni Rakyat, SANG BRAWIJAYA” pada hari Sabtu (21/12/13) di Lapangan Kodam V/Brawijaya.

Dalam konteks “Srawung Seni Rakyat, SANG BRAWIJAYA” bermakna membaurnya TNI dan rakyat. Itu sebabnya pertunjukan tersebut menggunakan semboyan “Bersama Rakyat TNI Kuat”. Segenap keluarga besar Kodam V/Brawijaya hendak memberikan apresiasi terhadap kesenian tradisional Jawa Timur.

Disamping itu, bertepatan dalam acara ini akan dilaksanakan penyematan penghargaan terhadap seniman yang telah mengabdikan dirinya dalam menjaga kelestarian seni tradisional di Jawa Timur.

Pelaksanaan panggung prajurit “Srawung Seni Rakyat, SANG BRAWIJAYA” terdiri dari 2 sesi. Sesi pertama berlangsung pukul 15.30 s.d 17.30 WIB dengan penampilan Parade Kesenian Rakyat Jawa Timur antara lain, Reog Ponorog, musik Kereta Daul Madura, Liang Liong Barongsay, Reog Kendang Surabaya, Jaranan Campursari Tulungagung dan Konser Musik Rakyat (kelompok penyanyi jalanan).

Untuk sesi kedua berlangsung pukul 19.00 s.d 22.00 WIB yang akan menampilkan Srawung Rakyat Sang Brawijaya, dimana dalam kesempatan ini Pangdam V/Brawijaya akan membaca puisi. Acara ini juga akan dimeriahkan oleh Agnes Mo, Piyu, Rere, Renny Djayusman dan Ratna Listy.

Parade seni rakyat dalam peringatan HUT ke-65 Kodam V/Brawijaya yang bertepatan denga Hari Juang Kartika TNI AD ini mencerminkan hubungan yang kokoh antara TNI dan Rakyat. TNI adalah pelindung rakyat, bagian dari rakyat dan saling bahu-membahu dalam membangun bangsa yang kuat dan bermartabat.