LENSAINDONESIA.COM: Perayaan Misa Natal di Gereja Bethany Surabaya, berjalan dengan aman pada Selasa (24/12/2013) pukul 22.00 WIB. Tampak petugas kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polrestabes Surabaya dan Polsek Sukolilo, bersiaga di gereja di Nginden.

Kali ini bertema “True Love”  Makna dari tema itu disampaikan Pendeta Abraham Alex Tanu Seputra, Pimpinan Gembala Gereja Bethany Surabaya, dalam khotbahnya. “Tuhan itu sudah terlebih dulu mengasihi kita. Kita juga harus mengasihi Nya.”

Pendeta Alex menerangkan jika setahun kedepan merupakan musim doa. Bahwa semua adalah mulai dari domba, lalu naik ketingkatan menjadi anak. Setelah itu terus menjadi mempelai Kristus. Artinya, Kristus mencari kekasih, yaitu orang-orang yang selalu mendekatkan diri dan berdoa kepadanya.

Ribuan umat Kristiani memadati Main Hall Graha Bethany Nginden. Diperkirakan ada 35 ribu jemaat yang hadir pada malam misa . Hal itu disampaikan oleh Reno Halsamer, Humas Gereja Bethany. “Kuotanya mencapai 35 ribu orang. Karena ini tadi penuh, jadi ya sekitar 35 ribu orang yang datang.”

Mereka mengikuti proses ibadah tutup tahun bersama dengan khidmat. Lagu-lagu rohani dibawakan oleh paduan suara, disertai Candle Light Service yang dibawa oleh ribuan jemaat gereja. Lampu gereja sengaja dimatikan, sehingga yang tampak hanya cahaya dari ribuan lilin yang memenuhi seluruh ruangan yang terdiri dari 3 lantai.

“Lilin-lin itu menandakan terang Kristus. Dengan menjadi mempelai kristus, maka akan mejadi orang yang terang pula,” ucap Maria Theresia, salah satu jemaat yang hadir.

Maria mengikuti proses ibadat dengan serius dan khidmat. Ia berdoa agar selalu diberi kesehatan di usianya yang mencapai angka 70 tahun. Dan Ia ingin lebih meningkatkan doa, terkait dengan musim doa yang telah disampaikan oleh Pendeta Alex.

Adapula jemaat yang mengantuk saat ibadat berlangsung. Seperti yang diakui Lydia, siswi kelas 3 SMP ini mengaku sempat ketiduran saat Pendeta Alex berkhotbah. “Saya senang bisa ikut misa malam ini. Tapi saya tadi sempat ketiduran. Jadi tidak terlalu menyimak apa yang disampaikan pendeta,”ujar Lydia yang datang bersama keluarganya.@syska_liana