LENSAINDONESIA.COM: Maraknya para artis yang merambah ke dunia Disc Jockey (DJ) seperti Ricky Harun, Maia Estianty , Aida Saskia, Rizal Djibran dan lain lain tidak membuat para DJ yang bukan berlatar belakang artis merasa tersaingi. Justru kehadiran mereka di dunia Disc Jockey menambah semarak dunia hiburan yang satu ini.

Ditemui di salah satu event, Fernando Makavelli, pemilik salah satu management DJ terbaik di Jakarta mengungkapkan bahwa profesi DJ itu hampir sama dengan seniman seniman lain.

“Menjadi DJ itu gampang kok, tidak perlu sekolah khusus, otodidak pun bisa asal punya talenta. Talenta nya sudah pasti harus memiliki sense of music yang baik dan menekuni genre musik yang mau diambilnya. Apakah mau ke R&B hiphop , House Music, Trance, EDM atau genre musik yang lain,” katanya kepada LICOM, Jumat (27/12/13).

Fernando menambahkan, sama seperti artis di dunia musik atau sinetron pada umumnya. Profesi DJ pun selalu diisi pendatang-pendatang baru.

” Ya…kayak proses alam gitu, kebanyakan yang terjun menjadi DJ hanya sekedar iseng-iseng atau coba-coba saja, cepat atau lambat hilang satu per satu. Sementara yang benar-benar mencintai profesi DJ bisa mengembangkan karir lebih jauh lagi seperti menjadi penata musik, produser , promotor, dan lain-lain,”pungkasnya.

Lebih lanjut lagi , Fernando menjelaskan bahwa di dunia DJ pun ada semacam penghargaan untuk DJ terbaik setiap tahunnya.

“Namanya Paronoia Award, untuk mendapatkan award ini tidak gampang juga, ada kriteria dan prestasi tersendiri kenapa seorang DJ tersebut mendapatkan penghargaan ini..tapi yang pasti, DJ yang mendapat award ini adalah DJ yang memiliki sense of music terbaik di bidangnya,” ujarnya menutup pembicaraan. @fernando.