Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
DKI

Jokowi, harus segera dirampungkan kekurangannya 

LENSAINDONESIA.COM: Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan kordinasi dengan pemerintah pusat terkait masalah pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Jokowi menjelaskan, memang setelah adanya layanan kesehatan Kartu Jakarta Sehat(KJS) yang di luncurkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI pertanggal 1 Januari 2014 lalu, Pemerintah Pusat meluncurkan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), justru menjadi sebuah permasalahan. Lantaran komponen layanan kesehatan bagi masyarakat yang ditanggung oleh KJN dengan KJS justru menurun.

“Memang di lapangan masyarakat merasakan ada perbedaan karena dulu di KJS itu cek darah, EKG jantung itu tidak bayar, sekarang disuruh bayar dan lain-lainnya,” ujar Jokowi di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (09/01/14).

Mantan Walikota Solo ini mengungkapkan, permasalahan yang masih terjadi dilapangan itu memang harus segera dirampungkan, agar masyarakat khususnya yang tidak mampu dapat merasakan layanan kesehatan yang memang ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu ini.

“Yang itu harus dirampungkan agar warga betul-betul dapat pelayanan yang sama seperti waktu di KJS. Ini yang masih diproses antara dinas dengan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial),” ungkap Jokowi. @silma