LENSAINDONESIA.COM: Keberanian Iran semasa dipimpin Ahmadinejad kini mulai hilang. Amerika Serikat telah berhasil menjinakkan Iran sekaligus menghentikan program nuklirnya.

Sebuah perjanjian sementara untuk membekukan program nuklir Iran akan diberlakukan pada 20 Januari mendatang. Kesepakatan yang disetujui sejumlah pemimpin dunia pada Desember lalu ini akan mendorong kelonggaran atas sejumlah sanksi internasional terhadap Teheran.

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama menyambut baik kabar ini. Namun Barack Obama mengatakan harus ada upaya untuk menbuat kesepakatan bisa berlaku dalam jangka panjang.

“Mulai 20 Januari, Iran akan, untuk pertama kalinya, menyingkirkan cadangan uranium berlevel tinggi dan pembongkaran beberapa infrastruktur yang membuat pengayaan seperti itu mungkin,” kata Barack Obama.

Barack Obama juga mengatakan, kesepakatan ini merupakan kemajuan yang nyata untuk masa depan. “Kami sekarang fokus pada pekerjaan kritis untuk mengejar resolusi komprehensif bagi program nuklir Iran,” sambungnya.

“Saya tidak punya ilusi tentang betapa sulitnya mencapai tujuan ini, tetapi untuk kepentingan keamanan nasional kami, (serta) perdamaian dan keamanan dunia, sekarang adalah waktu untuk berdiplomasi dengan kesempatan berhasil,” tandas Barack Obama.

Barack Obama mengancam adanya sanksi baru jika terjadi pelanggaran. Negara-negara barat menuduh Iran membangun senjata nuklir, tetapi Teheran secara konsisten selalu menyanggahnya.

Kepala Urusan Luar Negeri Uni Eropa, Catherine Ashton mengatakan, kekuatan dunia kini meminta lembaga pengawasan nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (IAEA) untuk mengimplementasikan perjanjian itu.

Ashton merepresentasikan lima anggota permanen di dewan keamanan PBB, yaitu Amerika Serikat, Rusia, Cina, Prancis, dan Inggris, serta Jerman dalam pembicaraan dengan Iran.

Menurut kesepakatan itu, Iran telah setuju untuk menghentikan pengayaan uranium di atas kemurnian 5% dan menetralisir persediaan yang mengandung hampir 20% uranium.

Sebagai imbalannya, kekuatan dunia sepakat untuk menghentikan sanksi tertentu pada perdagangan emas dan logam mulia, sektor otomotif Iran, dan ekspor petrokimia.@licom/bbc