LENSAINDONESIA.COM: Kinerja Polantas, Brimob, dan TNI yang bahu membahu membantu korban banjir di Jakarta sepanjang Senin 13 Januari 2014 patut diacungi jempol dan diapresiasi publik.

“Pasukan Brimob misalnya, sejak pagi sudah terlihat dilokasi banjir dengan berbagai perahu karetnya. Begitu juga aparat Polantas, terlihat mengendalikan arus lalulintas dengan maksimal agar pengendara tidak terjebak digenangan air,” kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane dalam pesan tertulisnya Jakarta, Selasa (14/01/14).

Pantauan Indonesia Police Watch (IPW), pada banjir 2014 ini peran yang sangat menonjol ditunjukan Brimob. Situasi ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan banjir-banjir sebelumnya. Kali ini, personil Brimob yang diterjunkan ke lokasi banjir cukup banyak. Dengan perahu karetnya, aparat Brimob masuk ke perkampungan penduduk untuk mengevakuasi warga yang masih terjebak di rumahnya.

Hanya memang, ke depan kapasitas mesin perahu karetnya harus ditambah agar personil Brimob bisa bergerak lincah di tengah derasnya aliran banjir di sekitar Kali Ciliwung.

IPW memperkirakan, sepanjang Senin ada 35 titik banjir di Jabodetabek, yang merendam lebih dari 10.000 rumah penduduk. Wilayah paling parah berada di Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur, dengan ketinggian hampir mencapai lima meter.

“Di lokasi ini aparat Brimob bersama TNI bekerja keras mengevakuasi warga,” tandasnya.

IPW berharap strategi dan pola kerja Brimob ini perlu dipertahankan. Sehingga peran aktif Brimob tidak hanya sebatas di Jabodetabek tapi juga di daerah-daerah lain.

Brimob sendiri punya unit SAR. Jika unit ini selalu dimaksimalkan di lokasi-lokasi bencana, citra Brimob di masyarakat akan semakin positif. Setidaknya bias mengimbangi kesan Brimob yang cenderung represif saat bertugas di daerah-daerah konflik ataupun saat mengatasi aksi-aksi demo atau konflik sosial lainnya.

“Apa yang dilakukan Brimob dan Polantas di lokasi banjir tersebut tidak sekadar menolong korban banjir, melainkan bagian dari antisipasi dini sebagai tugas utama kepolisian,” pungkasnya. @endang