LENSAINDONESIA.COM: Rupanya kalangan DPR RI masih geram atas mangkirnya Wapres Boediono pada pemanggilan pertama dalam kasus bailout Bank Century.

Menindaklanjuti ini, Timwas Century DPR RI kembali mengagendakan pemanggilan Wapres Boediono dalam kasus skandal bailout Bank Century.

Keputusan pemanggilan kedua ini menurut anggota Timwas Century DPR, Bambang Soesatyo setelah melalui rapat Timwas Century pada Rabu (22/01/2014) kemarin.

“Pemanggilan kedua Boediono akan dilakukan kembali pada 19 Februari nanti dan itu sudah disepakati oleh semua anggota Timwas Century,” ujar Bambang Soesatyo saat dihubungi LICOM, Kamis (23/01/2014).

Menurut politisi Partai Golkar ini, Wapres Boediono tidak punya alasan lagi untuk tidak hadir. Karena keputusan ini, lanjut Bambang, sudah masuk mekanisme dewan dan menyangkut kewibawaan.

“Jadi ketika dewan mau memanggil, ya harus hadir, apapun alasannya. Ketika semua panggilan ditolak lagi maka sesuai ketentuan akan dihadirkan secara paksa,” jelas Bambang Soesatyo.

Lebih lanjut anggota Komisi III DPR RI ini menjelaskan, sampai detik terakhir acara konferensi pers Wapres Boediono digelar, Timwas Century tidak ada niat untuk memanggil.

Karena keterangan Wapres Boediono berbeda, tambah Bamsoet, mau tidak mau Timwas Century harus melakukan forum klarifikasi dengan menghadirkan Boediono.

“Ketika dia (Boediono) memberikan keterangan yang berbeda dengan apa yang diberikan pada Pansus Century dan kemudian ditambah lagi menuding LPS dan tidak secara langsung menuding presiden sebagai penanggung jawab LPS, itu juga perlu diminta penjelasan,” terang Bambang Soesatyo.

“Itulah alasan kenapa Boediono penting dipanggil. Tidak terkait dengan pemeriksaan di KPK. Pemeriksaan soal hukum di KPK jalan terus, tidak ada kaitannya,” pungkas Bambang Soesatyo.@firdausi