Advertisement

LENSAINDONESIA.COM : Dalam peristiwa runtuhnya tambang batubara yang meledak di Kota Sawahlunto, Padang, Sumatera Barat kemarin, hingga Sabtu (25/1/2014) siang, empat orang dipastikan masih terjebak.

Kepala Humas Badan SAR Nasional (Basarnas) Moch Hernanto mengatakan, petugas gabungan masih melakukan pencarian dan menggali demi menemukan keempatnya.

“Empat orang diketahui masih tertimbun reruntuhan. Namun hingga saat ini kami masih belum bisa menemukan mereka. Kami juga masih belum mengetahui penyebab pasti meledaknya tambang,” katanya.

Diungkapkan dia, tim SAR gabungan sempat mengalami kesulitan saat evakuasi korban ledakan karena para korban berada dalam lubang sedalam 120 meter. Jalanan yang tertimbun batubara juga menjadi salah satu kendala kelancaran proses evakuasi.

“Tim gabungan terdiri dari tiga tim Rescue Basarnas dan beberapa tim SAR lainnya dari Inspektur Tambang, TNI, Polri, BPBD Sawahlunto, Dinkes Sumbar, Tagana serta Tim SAR PT Bukit asam,” jelas dia singkat.

Diketahui sebelumnya, akibat ledakan tambang tersebut 32 orang meninggal dunia. Sementara korban luka berat maupun ringan yang kini tengah dalam perawatan berjumlah 13 orang. anne/tn**