LENSAINDONESIA.COM: Komisi E DPRD Jawa Barat meminta pihak Dinas Pendidikan untuk segera menyalurkan dana Bantuan Opresional Sekolah (BOS) dan Bantuan Siswa Miskin (BSM)  ke seluruh Kabupaten/kota se Jabar. Selain itu, Dewan meminta agar pihak Disdik Jabar secepatnya memberikan data sekolah dan jumlah siswa yang menerima bantuan, baik dari Pusat maupun dari provinsi.

Menurut Ketua Komisi E DPRD Jabar, Didin Supriadin, pemerintah pusat sudah mencairkan Dana BOS dan BSM untuk triwulan I pada Januari 2014 yang besarnya mencapai Rp. 1,1 triliun. Kini Dana BOS dan BSM sudah masuk ke Kas Umum Daerah Pemprov Jabar. Untuk itu, Dewan meminta, agar Dana BOS
dan BSM segera di salurkan ke Sekolah dan siswa yang memang berhak menerimanya.

“Dana BOS maupun BSM tersebut sangat dibutuhkan oleh sekolah maupun bagi siswa penerima, Untuk itu segeralah didistribusikan ke sekolah dan
siswa Kab/kota se Jabar,” kata Didin Supriadin kepada LICOM saat ditemui usai rapat kerja dengan Dinas Pendidikan Jabar di ruang kerja kerja Komisi E, Senin (28/1/2014).

Dikatakan, di dalam rapat kerja, pihak Disdik Jabar mengakui bahwa sampai akhir Januari ini, Dana BOS dan BSM triwulan I dari Pusat belum semuanya terdistribusikan, karena ada beberapa daerah belum mengajukan permohonan dan data sekolah penerima BOS dan BSM ke Disdik Jabar.

“Untuk Kab Tasikmalaya jumlah siswa SD sebanyak 178.690 siswa dengan jumlah dana sebesar Rp.25.920.050.000, sedangkan untuk SMP siswa sebanyak  64.086  besaran dana yang diterima  Rp. 11.375.265.000.  Untuk kota Tasikmalaya jumlah siswa SD Sebanyak 66.610  menerima dana Rp. 9.658.450.000, SMP sebanyak 28.921 menerima sebesar Rp. 4.133.477.500,” terangnya.

“Kabupaten Garut jumlah siswa SD sebanyak : 312.614 menerima sebesar Rp.35.329.030.000, SMP  sebanyak 110.060 siswa menerima sebesar Rp. 19.535.650.000, Sedangkan untuk program  BSM dari Pemerintah Pusat, provinsi  Jabar ditahun 2014 ini mendapatkan  bantuan sebanyak 2,3 juta siswa dengan rincian persiswanya untuk SMA/ SMK Rp. 1 juta/orang, SMP Rp.750ribu/orang, dan untuk SD Rp. 450ribu/orang,” imbuhnya.

Adapun terkait dana BOS Provinsi untuk semester I tahun 2014, baru bisa dicairkan pada bulan Maret sebesar Rp.500 miliar untuk pendidikan dasar atau pun pendidikan menengah. @husein