LENSAINDONESIA.COM:Mantan Sprinter legendaris nasional, Yudhi Purnomo menganggap anggaran Rp1,8 triliun yang dikucurkan pemerintah kepada Kemenpora di tahun 2014, masih terlalu kecil untuk kepentingan pengembangan olahraga.

Sprinter nasional yang pernah menyandang predikat sebagai ‘pelari tercepat’ di Asia, Yudhi Purnomo mengaku sangat miris melihat perhatian yang diberikan pemerintah saat ini, kepada dunia olahraga. Salah satu contoh yang kini terlihat nyata menurutnya
adalah minimnya dana yang mau dikeluarkan pemerintah bagi olahraga di tahun 2014.

Dana sejumlah Rp1,8 triliun yang tahun ini dilimpahkan kepada Kemenpora dari APBN 2014, dianggap masih terlalu sedikit dibandingkan kebutuhan nyata semua cabang olahraga untuk mengejar target prestasi bagi Indonesia.

Pasalnya, hingga saat ini infrastruktur yang digunakan oleh para atlet nasional di beberapa cabang olahraga masih terlihat sangat mengenaskan.

Selain itu, tidak sedikit cabang olahraga yang nyatanya kesulitan
keuangan pada saat mempersiapkan para atletnya menghadapi even SEA Games 2013 di Myanmar.

“Dana 1,8 trilyun itu masih terlalu sedikit untuk kebutuhan olahraga. Setidaknya pemerintah keluarkan 10-20 triliun, toh dibandingkan APBN yang lebih dari Rp1.500 triliun, jumlah ini masih sangat sedikit,” ujar Yudhi.

“Kita bisa lihat bagaimana sulitnya beberapa cabang olahraga dalam pelatnas dan jelang keberangkatan di SEA Games kemarin. Bahkan beberapa cabor ada yang rela berhutang demi menutupi kebutuhan latihan para atlet,” tambahnya.

“Hal ini berbeda jauh dengan jaman saya menjadi atlet dulu, kami tidak pernah sekalipun mendengar keluhan dari pengurus cabor soal kesulitan dana. Yang kami tau hanyalah kebutuhan kami dalam mempersiapkan diri jelang menghadapi even selalu terpenuhi,” kenang Yudhi

Menurutnya, pemerintah seharusnya bisa memberikan perlakuan istimewa kepada dunia olahraga, karena hanya dengan prestasi di dunia olahraga lah, lagu ‘indonesia raya’ bisa berkumandang hingga pelosok dunia.

“Para atlet ini layaknya seorang pahlawan, mereka berjuang bagi nama negara. Harusnya negara juga bisa mendukung perjuangan mereka,” ungkapnya.

“Negara kita ini punya potensi olahraga yang luara biasa. Pemerintah harus nya bisa memanfaatkan hal ini untuk mengangkat derajat bangsa. Hanya dengan olahraga kita bisa mengibarkan merah putih dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya di berbagai penjuru dunia,” pungkas Yudhi.@muhammad Rusjdi.

Semoga saja hal ini bisa sampai ke telinga pemerintah. Karena pada kenyataannya,
olahraga adalah salah satu hal penting selain pendidikan untuk bisa mengangkat nama
baik bangsa di level dunia. @muhammadrusjdi