Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Mantan petinju nasional era 90’an, Pino Bahari meminta kepada atlet tinju Indonesia untuk serius memperjuangkan nama besar bangsa dan negara.

Pino Jeffta Udayana Bahari atau lebih dikenal dengan nama ‘Pino Bahari’, merupakan salah satu petinju yang pernah menorehkan sejumlah prestasi gemilang bagi Indonesia. Pada usianya yang baru 16 tahun, Putra Daniel Bahari dan Agustina L. Rundengan ini bahkan telah berhasil menggondol medali emas di ajang Asian Games, yang saat itu berlangsung di Beijing. Setelahnya, ia terus tampil gemilang dibeberapa turnamen internasional seperti Mayors Cup (Manila), Kings Cup (Bangkok), SEA Games (Chang-Mai), dan Venice Open (Italia). Selain itu, ia juga turut membela panji Merah Putih pada Olimpiade 1996 di Atlanta.

Namun semua pencapaian itu bukannya ia raih tanpa perjuangan, saat ditemui di Jakarta kemarin, Kamis (13/2/14), Pino mengaku sangat miris bila mengenang perhatian yang diberikan pemerintah kepada para atlet yang sedang menjalani Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas). Namun hal itu justru dijadikan sebagai alat untuk mendongkrak semangatnya.

“Dulu jujur saja kita sebagai atlet saja merasa sangat kesulitan saat menjalani Pelatnas. Kasarnya, kalau ketinggalan waktu makan siang, pasti bakal kehabisan,” kenang Pino.

“Tapi itu tidak menjadi alasan kita kehilangan semangat. Saya tetap fokus untuk bisa memberikan yang terbaik baik Indonesia,” ungkapnya.

Hal itu menurutnya sudah jauh berbeda dengan saat ini, meskipun belum maksimal, namun pemerintah setidaknya sudah lebih memberikan perhatian kepada cabang tinju di Indonesia. Untuk itu, ia berharap para petinju nasional mau terus berjuang bagi Indonesia dan menganggap semua kesulitan sebagai tantangan untuk terus berkembang.

“Saya juga tahu kalau para atlet tinju nasional masih memiliki kendala sampai sekarang saat mereka melakukan Pelatnas, tapi hal ini tidak boleh menjadikan mereka jadi kehilangan semangat untuk membela Indonesia,” ujar Pino.

“Jangan sampai para petinju nasional merasa tertinggal dengan negara lainnya. Saya tahu perjuangan akan sangat sulit, tapi dengan kesungguhan semua pasti mungkin,” pungkasnya.

Pino Bahari sendiri saat ini menggeluti profesi sebagai Promotor. Ia dan sang ayah juga punya andil besar dalam melahirkan nama Cris Jhon dan Daud Jordan. @muhammadrusjdi