Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.   
MADIUN

Debu vulkanik, berkah bagi pencuci mobil di Madiun 

LENSAINDONESIA.COM: Debu vulkanik membawa berkah bagi pemilik cucian mobil dan motor di Kota Madiun. Dalam sehari mereka rata-rata menerima 50 mobil.

Salah satunya pencucian mobil di Jalan Kelapa Manis, Kota Madiun milik Agus Indriyanto. Selama sehari, Sabtu (15/2/2014), dirinya sempat kuwalahan menerima order, hingga memasang tulisan ‘Penuh’.

“Ya hari ini saya bersyukur sekaligus juga heran. Biasanya, Hari Sabtu memang rame. Tapi tidak serame seperti hari ini. Ada peningkatan sekitar 60 persen, saya sampai kuwalahan,” jelas Agus kepada LICOM.

Namun, kali ini Agus dan anak buahnya harus lebih hati-hati dan lebih teliti dalam melakukan pekerjaannya. Biasanya cukup 25 menit, sekarang menjadi 35-40 menit.

“Karena sebagian besar mobil kotor akibat debu vulkanik, penanganannya beda. Ini juga untuk kepuasaan pelanggan. tapi harganya tetap,” tambah Agus.

Lain halnya dengan usaha Laundry, gara gara debu vulkanik banyak pengusaha kebingungan menjemur pakaian pelanggan. Seperti diutarakan oleh Anggun, pemilik usaha laundry di Tawangrejo, Kota Madiun.

“Ya kalau dibilang rugi ya rugi mas. Kita tidak bisa menjemur karena debu vulkanik Gunung Kelud,” jelasnya kepada LICOM (15/2/2014).

Namun Anggun juga heran, karena konsumennya semakin meningkat. Untuk pengiringan, dirinya memakai open pengering yang kapasitasnya terbatas.@dhimas_adi

Baca Juga:  Pelanggan tembak mati pelayan resto karena lama sajikan pesanan