Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
DKI

Anggota Satpol PP diharuskan netral dalam menghadapi Pemilu 2014 

LENSAINDONESIA.COM: Para anggota Satpol PP (Pamong Praja) diminta bersikap profesional dan netral untuk menjalankan tugas pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014. Pasalnya, bila terjadi kegiatan atau masalah saat bertugas atau di lapangan, mereka pun diminta segera melapor kepada pimpinannya.

Demikian yang di katakan Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Kukuh Hadi Santoso yang didampingi Kasatpol PP Jakarta Timur Syahdonan saat memberikan pengarahan kepada anggota Satpol PP Jakarta Timur dalam rangka pengamanan Pemilu 2014, di Ruang Serba Guna Blok C Kantor Walikota Jakarta Timur, Selasa (25/2/14).

“Kita selaku aparat harus bersikap netral dalam menjalankan tugas dan apabila ada kegiatan yang menonjol agar segera lapor cepat dan tindak cepat kepada pimpinan secara bertahap,” kata Kukuh.

Selain itu Kukuh juga meminta, agar mereka memperhatikan tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pemilu Legislatif dan Presiden tahun ini. Mereka diharapkan dapat berperan serta yang nyata dalam mewujudkan suasana yang nyaman, aman, tentram dan tertib di masyarakat.

“Anggota Satpol PP diharapkan dapat berperan secara aktif selama proses Pemilu berlangsung berdasarkan tugas pokok dan fungsi yang melekat pada Satpol PP,” pintanya.

Menurut Kukuh, dalam menghadapi Pemilu 2014, Satpol PP Provinsi DKI Jakarta juga mengadakan program kerja Peningkatan Ketertiban Masa Pemilu 2014.
Kegiatan yang pelaksananya anggota Satpol PP ini yang efektif dilaksanakan tanggal 1 Maret 2014.

“Untuk mendukung terlaksananya kegiatan ini, makadibentuk tim terdiri dari 2 personil tingkat kelurahan, 10 personil dari tingkat kecamatan, 20 personil tingkat kota administrasi dan 30 personil di tingkat Provinsi perharinya,” ujarnya.

Kukuh menjelaskan, Tim yang dibentuk ini, tiap harinya bertugas membuat, melaporkan dan menghimpun segala hal yang berkenan dengan kegiatan Pemilu.

Baca Juga:  Gugatan SPRI dan PPWI ditolak, Dewan Pers menang lagi di Pengadilan Tinggi Jakarta

Hal-hal yang dilaporkan seperti lokasi yang dipergunakan kampanye tertutup maupun terbuka serta pelanggaran pemasangan atribut di tiap-tiap wilayah. Laporan ini disampaikan ke tingkat Provinsi, secara hirarki setiap hari pada pukul 20.00 WIB. Pendataan, pelaporan dan penghimpunan data dilakukan
sampai dengan selesainya rangkaian Pemilu,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Jakarta Timur Krisdianto mengharapkan, keberadaan Satpol PP dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama pelaksanaan Pemilu, meski tugas Satpol PP pada pengamanan Pemilu 2014 cukup berat.

“Untuk itu saya minta tetap jaga profesionalisme dan bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku,  sehingga terhindar dari keluhan maupun tuntutan dari para peserta Pemilu2014,” tukas Walikota Jaktim ini.

Kegiatan ini dihadiri para anggota Satpol PP Kelurahan, Kecamatan dan tingkat Kota Jakarta Timur. @winarko