LENSAINDONESIA.COM: Galaxy Pool & Karaoke Jl Pandegiling, akhirnya resmi tutup setelah mendapat warning keras dari Satpol PP dan Disparta Surabaya karena tempat hiburan ini ternyata ijinnya masih bermasalah.

Dalam pantauan Lensa Indonesia di lapangan, bangunan tiga lantai ini hanya tutup sementara untuk hiburan karaoke saja, sedangkan aktivitas biliar di lantai II masih tetap beroperasional seperti biasa.

Sebelumnya, Galaxy Pool & Karaoke dua kali disidak Satpol PP Surabaya terkait perijinannya yang belum beres. Kabarnya, pihak Disparta juga diam-diam melakukan sidak dua hari lalu untuk mempertanyakan hal yang sama.

Tak ingin terus menerus diberitakan miring dan dianggap tak mematuhi Perda, pemilik Galaxy Pool & Karaoke, Yudi, akhirnya memutuskan menutup sementara tempat hiburan yang baru saja direnovasi ini. “Saya ini pengusaha tempat hiburan yang patuh Perda. Jadi saya memutuskan menutup sementara sampai waktu yang belum ditentukan sambil menunggu perijinan untuk room karaokenya selesai,” jelasnya saat dikonfirmasi Lensa Indonesia, Jumat (14/3/2014) sore.

Ketika ditanya apakah memang Galaxy Pool & Karaoke selama ini beroperasi tanpa ijin sama sekali, Yudi langsung membantahnya.  “Semua perijinan terkait tempat ini sudah kami urus dan kami berusaha memenuhi semua syarat-syarat yang berlaku. Untuk sementara kami tutup dulu khusus karaokenya, namun untuk lokasi biliar tetap buka seperti biasa karena kami juga berkomitmen memajukan biliar Jawa Timur. Disini kan ada atlet KONI Jatim yang berlatih biliar setiap hari,” kilahnya.

Seperti pernah diberikan Lensa Indonesia, sebelumnya Kasatpol PP Surabaya Irvan Widyanto mengatakan baru mengetahui bahwa Galaxy Pool & Karaoke yang dulunya hanya sebagai rumah biliar sekaligus tempat latihan atlet biliar Jatim itu telah bertambah fungsinya dengan disediakannya 24 room karaoke plus cewek-cewek seksi.

Untuk itu pihaknya berjanji akan segera mengecek langsung ke lapangan karena pengaduan ini termasuk laporan masyarakat yang harus ditindak. “Kalau memang benar seperti itu ya kita akan sidak ke lokasi. Tentunya kalau dari rumah biliar menjadi karaoke, perijinannya harus berubah,” ungkap Irvan Widyanto.

Kontroversi keberadaan Galaxy Pool & Karaoke  ini sekarang menjadi buah bibir masyarakat Jl Pandegiling dan sekitarnya. Pasalnya, selain berdiri di kawasan yang notabene padat penduduk, gedung Galaxy Biliar juga berdiri persis bersebelahan dengan tempat ibadah Vihara Dhammadipa. @tim