Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
EDUKASI

UKSW raih juara pertama Go Green in the City 2014 

LENSAINDONESIA.COM: Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, berhasil meraih juara pertama pada ajang Go Green in the City 2014 yang diadakan Schneider Electric. Dengan proposal berjudul Lungguh (bahasa Jawa berarti duduk – red.) berhak mendapatkan uang tunai sebesar Rp 30 juta, trophy dan berangkat ke Ho Chi Minh Citu, Vietnam pada bulan April 2014 mendatang untuk mewakili Indonesia di ajang Go Green in the City East Asia.

“Inovasi kami berupa sebuah bantalan kursi yang mampu menyerap energi panas tubuh manusia dan kemudian mengonversikannya menjadi energi listrik, sehingga dapat digunakan untuk men-charge ponsel,” ujar FA Brian Ganda Pratama dan Chintya Amanda mewakili rekan-rekannya dari UKSW di Hotel JW Marriot, Jakarta, Kamis (13/03/14).

Didepan dewan juri Go Green in the City 2014 terdiri dari jajaran direksi Schneider Electric, dan Maritje Hutapea selaku Direktur Konservasi Energi, Direktorat Jenderal Energi Baru dan Konservasi Energi, Kementerian ESDM, Brian menceritakan ide Lungguh pertamakali muncul saat dirinya dan teman-temannya sedang duduk-duduk di pelataran kampus. Salah seorang temannya mengeluh bahwa ponselnya kehabisan batere, sementara tidak ada colokan listrik di sekitar mereka.

“Saya kebetulan merasakan gatal pada pahanya, dan berpindah posisi duduk, ternyata area yang saya duduki terasa panas. Disitulah tercetus ide bahwa kegiatan pasif yang sederhana seperti duduk ternyata bisa menghasilkan panas, dan dapat dikonversikan menjadi energi listrik saat dibutuhkan,” ungkap Brian bersyukur timnya berhasil menyisihkan 90 proposal yang masuk ke panitia.

Sementara itu, pemenang ke dua diraih oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember dengan tema Roof Energy Harvesting: Roof Optimization for Innovative Renewable Energy Harvest. Tim yang terdiri dari Reza Zhafiri dan Jannatun Cintya Dewi ini memperoleh hadiah senilai Rp15.000.000.

Selanjutnya, dalam rangka mempersiapkan tim Universitas Kristen Satya Wacana untuk keberangkatan ke Ho Chi Minh City bulan depan, tim Schneider Electric akan melakukan mentoring dengan lebih intensif agar Brian dan Chintya mampu mempresentasikan hasil yang terbaik dan membawa nama harum bangsa di tingkat regional East Asia.

Tim UKSW ini nantinya akan mewakili Indonesia bertanding dengan tim dari Kamboja, Malaysia, Korea, Laos, Myanmar, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam pada tanggal 4 April 2014 di Ho Chi Minh City, Vietnam.

Nantinya, pemenang di tingkat final zona East Asia itu akan lanjut ke tahap berikutnya untuk berkompetisi dengan finalis-finalis lain dari seluruh dunia di Go Green in the City Global Finals yang akan dilaksanakan di Paris tanggal 17 hingga 21 Juni 2014.

Kompetisi Go Green in the City 2014 ini terbuka bagi mahasiswa S1 dan S2 di Indonesia dari jurusan Bisnis maupun Teknik. Setiap tim terdiri dari dua orang, dimana minimum satu orang anggota harus berjenis kelamin perempuan. Hal ini sejalan dengan misi Schneider Electric untuk melibatkan pandangan dan perspektif perempuan dalam membentuk strategi energi hijau di masa depan.

“Semoga pengalaman ini dapat menjadi batu pijakan bagi calon pemimpin Indonesia untuk memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai semakin meningkatnya permintaan dan konsumsi energi sehingga mereka akan tergerak untuk mulai mengelola energi secara lebih efisien guna menekan konsumsi energi,” tutur Riyanto Mashan, selaku Country President Schneider Electric Indonesia. @Rudi