LENSAINDONESIA.COM: Aliansi Mahasiswa Pati Mengugat mendatangi kantor Ditreskrimsus Polda Jateng, Jumat (14/03) di Jalan Banyumanik, Semarang, untuk memastikan hasil penyidikan korupsi APBD Kabupaten Pati 2012.

Dari hasil audit BPK, telah ditemukan indikasi adanya korupsi senilai 2,3 milliar, pada APBD 2012 yang dilaporkan pada tanggal 19 Pebruari 2014 di Ditreskrimsus Polda Jateng.

Korlap Aliansi Mahasiswa Pati Menguga,t Nailal Afif mengatakan, kedatangan mereka untuk meminta kejelasan hasil penyidikan. “Kami dari Aliansi Mahasiswa Pati Mengugat, akan terus mengawal kasus dugaan korupsi penyelewengan APBD Kabupaten Pati sampai di persidangan,” tekatnya.

saat ini, menurut Nailal Afif, kasus tindak pidana korupsi yang terjadi di Kabupten Pati sejauh ini belum ada perkembangan yang signifikan. “Padahal pada saat kami melaporkan kasus tersebut, sudah saya lampirkan bukti-bukti keterlibatan H. Sunarwi, SE.MM. dan H. Mudasir,SH.MH,” katanya.

Keduanya saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Pati. H Sunarwi sebagai Ketua sedangkan H Mudasir sebagai ketua Komisi I.

“Kami selaku mahasiswa meminta Ditreskrimsus Polda Jateng mengusut tuntas, kerena hasil audit BPK tersebut sudah jelas. Kemungkinan bisa menjerat anggota DPRD Pati yang lain,” bebernya.@yuwana_irianto.