LENSAINDONESIA.COM: Mengaku buat bantu orang tua pindah kos, Mohammad Ferdian (21) warga Jl Dapuan Pabean Cantian, nekat mencopet HP BlackBerry milik Andi Santoso (22) reporter TV Lokal Jawa Timur saat kampanye salah satu partai politik di lapangan THOR Jl Indra Giri Surabaya.

Berbekal spanduk yang ada di jalan raya, pemuda berperawakan hitam kurus tersebut, sudah berniat mencopet. Sesampainya di lokasi kampanye, pencopet ini langsung mencari sasaran. Begitu melihat korban sedang sibuk mengambil gambar, dengan cepat dia memepet korban dan mencopet HP yang ada di sarung pinggangnya.

Namun korban mengetahui aksi pencopetan yang dilakukan tersangka. Berbekal ciri pencopet, Andi melaporkan kejadian yang dialami kepada petugas berpakaian preman. Tanpa kesulitan, polisi yang menyamar itu berhasil melecak pelaku dan meringkusnya. “Saya baru pertama kali melakukan ini, saya berbuat nekat karena kepepet kebutuhan untuk bantu orang tua yang akan pindah kos,” terang pencopet yang dibekuk saat hendak pulang dari lokasi kampanye.

Kanit Jatanum AKP Solichin Ferry mengungkapkan, tersangka dari awal memang berniat mencopet saat ada kampanye sebuah partai. “Tersangka kami amankan hasil dari Operasi tangkap tangan (OTT) di tengah lapangan saat berlangsungnya kampanye. Dari tangannya kami amankan barang bukti HP BlackBerry milik korban yang baru diambilnya,” tegasnya.

Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Suparti mengimbau, agar seluruh masyarakat yang mengikuti kampanye maupun di tempat keramaian lainnya untuk berhati hati. “Kami harap seluruh masyarakat yang mendatangi tempat kampanye maupun keramaian agar berhati hati, jangan sampai memberi kesempatan pada orang lain untuk melakukan tindak kejahatan di tengah keramaian,” ulasnya.@rofik