Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE SPORT

Coke Kicks berikan edukasi dasar tentang Sepakbola 

LENSAINDONESIA.COM: Olahraga sepakbola, tanpa diragukan lagi merupakan salah satu olahraga kegemaran rakyat Indonesia.Berdasarkan data Nielsen tahun 2013 sekitar 120 juta orang yang selalu menonton dan mengikuti perkembangan liga sepakbola Indonesia melalui televisi. Namun sayang, kegemaran akan sepakbola ini tak berbanding lurus dengan tumbuhnya bibit-bibit muda pemain bola baru di Indonesia. Hal ini dibenarkan mantan pelatih Timnas U-23 yang sekarang menjadi pelatih tim Persebaya Rahmad Darmawan saat Program Coke kiks di Lapangan Futsal Soemantri Brojonegoro, jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (20/3/14).

Menurut Rahmad, anak-anak Indonesia memiliki semangat yang sangat tinggi dalam berlatih sepakbola, tapi hal ini tidak ditunjang dengan model pelatihan yang memadai sebagai contoh, pelatihan sepakbola yang tepat bagi anak-anak usia 12 tahun adalah peningkatan skill berupa latihan gerak.

“Dari latihan gerak itu akan terlihat cara si anak berlari, apakah badannya cenderung ke kiri atau ke kanan. Dari situ juga bisa terlihat tumpuan anak tersebut saat berlari, apakah memakai tumit atau telapak kaki. Hal ini penting karena menyangkut perkembangan gerak si anak ketika ia memutuskan untuk menjadi pesepakbola profesional,” kata pelatih yang akrab dipanggil RD ini.

RD menambahkan, Indonesia membutuhkan pelatihan seperti Coke Kicks untuk memberikan edukasi dasar tentang sepakbola kepada bibit-bibit muda sepak bola.

“Kegiatan seperti ini bisa menjadi momentum untuk membangkitkan prestasi sepakbola anak bangsa dan tentunya kita dapat bibit baru dalam membentuk tim yang solid ini,”imbuhnya.

Head of Corporate Communications, Coca-Cola Amatil Indonesia Putri Silalahi mengatakan, atas dasar inilah Coca-Cola Amatil Indonesia menggelar program bernama Coke Kicks ada 14 kota seluruh Indonesia yang didesain untuk membangun fondasi perkembangan dasar anak-anak dalam bermain dan berlatih sepakbola. Untuk keempat kalinya sejak tahun 2011, Coke Kicks 2014 resmi di mulai untuk memberikan program pelatihan sepak bola satu hari kepada 2,800 tunas bangsa dan 140 pelatihnya yang tersebar dari Aceh hingga Papua.

“Coke Kicks adalah salah satu bagian dari komitmen Coca-Cola untuk mendukung pengembangan bakat sepak bola di Indonesia. Karena sebelum menuju kompetisi, membentuk kebiasaan bermain dan berlatih sepakbola yang tepat juga sangat berperan dalam usaha menumbuhkan bakat-bakat di masa depan. Coke Kicks membantu mengubah cara anak-anak Indonesia, dan pelatih mereka, bermain dan berlatih setiap hari. Jadi setelah mengikuti Coke Kicks, mereka bisa mulai melakukannya dengan cara yang profesional,” kata Putri.

Sementara itu Direktur Asian Soccer Foundation (ASA) Lee Hawkins mengatakan, Coke Kiks yang bekerjasama dengan para pelatih dari Asian Soccer Academy (ASA) Foundation dan Coke Kicks memang menekankan pentingnya pelatihan bagi para pelatih sebagai kunci dari pertumbuhan bakat-bakat baru di Indonesia. Melalui sesi Train the Trainer , ASA memberikan beberapa modul pelatihan seperti life skill dan perencanaan kepelatihan.

“Targetnya adalah memberdayakan pelatih di tingkat akar rumput di seluruh Indonesia supaya terjadi keberlanjutan proyek jangka panjang dan meninggalkan warisan yang nyata di daerah-daerah sasaran. Sementara modul pelatihan yang diberikan kepada anak-anak, di antaranya adalah dribble, shooting, passing,” kata Lee..

Lee menjelaskan, ASA tak berhenti sampai di situ. Saat ini ASA sudah menyeleksi beberapa pemain terbaik dari program Coke Kicks di setiap wilahnya, dan di akhir program ASA akan membentuk Tim Elite yang beranggotakan 16 pemain terbaik Coke Kicks Team of the Year dengan konsepnya adalah untuk menawarkan PSSI kesempatan untuk memandu dan menilai pemain dari Tim Elite Coke Kicks serta kemungkinan menyeleksi mereka untuk bergabung dalam TIMNAS muda.

“Sejak tahun 2011, Coke Kicks telah memberikan pelatihan kepada 7,000 anak dan 450 pelatih di Indonesia. Tahun ini, Coke Kicks 2014 akan memberikan pelatihan kepada 2,800 anak dan 140 pelatih di 14 kota, yaitu Bekasi, Bandung, Bali, Medan, Lampung, Padang, Aceh, Surabaya, Jogjakarta, Banjarmasin, Semarang, Ambon, Papua, dan Makassar,” jelas Lee. @Noviar