Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
MADIUN

KPU Kabupaten Ponorogo gelar simulasi coblosan 

LENSAINDONESIA.COM: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ponorogo menggelar simulasi pemungutan suara Pemilu Legislatif (Pileg) untuk para Panitia Pemilih Kecamatan (PPK), Minggu (23/03/2014).

Tujuannya agar pemungutan suara Pileg benar secara teknis dan benar secara aturan. “Mulai tata letak TPS, alur pemilih dan surat suara hingga peragaan kasus tertentu, seperti pemilih difabel atau cacat, dilakukan agar jelas dan terang saat pelaksanaannya nanti. Agar tidak ada kesalahan,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Ponorogo Fatchul Azis.

Setelah itu simulasi akan dilanjutkan untuk PPS. Harapannya, pelaksaan di tingkat paling bawah ini
tidak menemui kendala. Sebab di tingkat TPS inilah pelaksanaan dan hasil pemungutan suara sangat ditentukan.

Azis menyatakan, sebenarnya pada Pileg kali ini pencoblosan bagi pemilih lebih mudah. Karena jumlah Parpol lebih sedikit, Caleg juga tidak terlalu banyak dan antara logo partai, nomor urut partai dan nomor urut Caleg berada dalam satu bingkai kotak surat suara.

“Lebih mudah dari 2009 lalu. Surat suara lebih mudah diidentifikasi Calegnya. Coblos ganda lebih mudah dihindarkan. Himbauannya adalah agar surat suara dibuka 100 persen, dibuka semuanya,” imbuh Azis.

Simulasi yang bertempat di halaman SMK PGRI 2 ini Ponorogo ini, melibatkan 105 orang PPK dari 21 kecamatan di Ponorogo.

Sementara salah satu ketua PPK peserta simulasi yang berasal dari Ngebel, Suryadi menyatakan, saat ini pihaknya sudah siap untuk melaksanakan Pileg 9 April mendatang. Dengan simulasi, semua hal soal pencoblosan sudah cukup terang. “Tinggal menunggu logistiknya datang sajalah,” ucapnya.@arso

Baca Juga:  Papua kembali kondusif dan terkendali, Karyono: Badan Intelejen berhasil melakukan operasi