LENSAINDONESIA.COM: Guna mengantisipasi terjadinya kecurangan saat perhitungan suara dan perolehan hasil suara dalam Pemilu Legislatif 2014, Partai Gerindara telah melatih dan mempersiapkan saksi-saksi. Bahkan disetiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) ada minimal 1 orang saksi.

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat H. Daddy Rohanady mengatakan, para saksi yang diturunkan oleh Partai Gerindra diwajibkan untuk mencatat dan melaporkan hasil penghitungan suara di setiap TPS.

“Kita mewajibkan saksi untuk memperoleh lembaran C1. KPU telah menyiapkan lemabaran C1 untuk Saksi, KPPS, PPL,” katanya kepada lensaindonesia.com saat ditemui di ruang FPGerindra DPRD Jabar, Senin, (07/04/2014).

Menurut Daddy, lembar C1 sangat penting, karena dari data C1 itulah nanti yang dapat dijadikan data dan fakta riil perolehan suara. Sehingga bila terjadi kecurangan dalam rakapitulasi suara baik saat penghitungan di tingkat KPPS, PPK dan KPU Kab/Kota sampai KPU Provinsi dapat diprotes.

Dikatakan, kerawan pencurian atau manipulasi hasil penghitungan suara itu terletak di tingkat KPPS, PPK, KPU Kabupeten/kota dan KPU Provinsi. Namun dengan dimilikinya data lembaran C1 oleh saksi tentunya sangat mendukung kita untuk melakukan protes dan komplain kepada penyelenggara pemilu bila seandainya terjadi kecurangan rakapitulasi suara.

Sesuai dengan perintah Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Pak Prabowo Subianto, bahwa di setiap TPS harus ada saksi. “Untuk itu, kami selaku penggurus DPD Gerindra Jabar, telah merikrut dan melatih para saksi dan siap diturunkan di setiap TPS,” ujarnya.

“Kita meminta dan mewajibkan para saksi untuk memperoleh lemabaran C1 atau minimal fotocopynya yang disahkan oleh KPPS atau di foto. Selain itu juga saksi diwajibkan untuk memberikan laporan secara cepat dan akurat melalui SMS,” ujar anggota Komisi D DPRD Jabar ini.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, setiap Desa/Kelurahan ada koordinator saksi (Kordes/lur) dan ditingkat kecamatan ada koordinator juga (Korcam). Selain dari itu bila para saksi di TPS tidak dapat lembaran C1, maka koordinator diwajibkan mendapatkan fotocopynya dari PPL.

Sementara terkait pradiksi perolehan suara atau kursi baik untuk DPR RI maupun DPRD Jabar, Daddy optimis akan terjadi peningkatakan. Dimana pada Pemilu 2009, Gerindra Jabar hanya bisa menghasilkan 4 kursi untuk DPR RI dan 8 kursi untuk DPRD Jabar. Namun dalam Pelig 2014 ini, ditargetkan 15 kursi untuk DPR RI dan 18-20 kursi untuk DPRD Jabar.

“Kami optimis target ini akan tercapai, hal ini mengingat, selama massa kampanye yang berusan berakhir, animo masyarakat dalam setiap pergelaran kampanye Gerindra cukup positif. Disamping itu, seluruh kader terutama para caleg terus-terus melakukan sosialisasi untuk mendapatkan masyarakat,” pungkas caleg incumbent dari Jabar VIII Dapil Kabupaten/Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu ini.@husein