LENSAINDONESIA.COM :  Ketua Badan Pemenangan Nasional Pemilu Legislatif 2014 (BAPNAS Pileg 2014) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Moekhlas Sidik mengatakan, seluruh kader dan caleg Gerindra harus terus waspada terhadap kemungkinan terjadinya praktek kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif.

“Seperti yang dikatakan oleh Bapak Prabowo Subianto bahwa caleg Gerindra jangan terlalu bereuforia melihat hasil quick count, mereka harus terus mengawal penghitungan suara sampai selesai. Masih ada proses panjang dari desa, kecamatan, provinsi, sampai ke tingkat nasional. Dari proses yang panjang itulah potensi kecurangan sangat mungkin terjadi.,” tutur Moekhlas.

Sebelumnya, Berbagai kasus kecurangan dalam Pemilu Legislatif terjadi di beberapa daerah,  salah satunya adalah kasus ratusan surat suara yang sudah tercoblos di Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Selain itu juga ada laporan dari Bawaslu mengenai dugaan praktek politik uang pada hari pencoblosan atau “serangan fajar”.

Oleh karena itu, Moekhlas pun berharap proses penghitungan suara berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan yang berarti.

“Kami masih terus menunggu dan memantau pelaksanaan penghitungan suara Pemilu Legislatif. Seluruh caleg dan kader Gerindra telah kami instruksikan untuk terus melakukan pengawalan dan pengawasan hingga seluruh proses penghitungan suara berakhir,” sambungnya

“Kami juga terus memperkuat internal partai sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilihan Presiden mendatang untuk mengusung Prabowo Subianto sebagai calon Presiden,” ujarnya. @kiki_budi_hartawan.