LENSAINDONESIA.COM: DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) saat ini tengah menggodok kriteria calon wakil presiden (capres) pendamping Joko Widodo (Jokowi) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.

Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Tb Hasanuddin mengatakan upaya membahas kriteria capres tersebut kini sudah hampir final.

“Sebagai bocoran, DPP PDIP kini sudah hampir final menyusun kreteria sosok yang diharapkan mampu bersinergi antara kekurangan dan kelebihan capres kami (Jakowi-red),” katanya di kantor DPD PDIP Jabar- Bandung, Minggu (13/04/2014).

Dikatakan, PDIP menginginkan sosok cawapres untuk Jokowi harus bisa memproyeksikan pembangunan lima tahun ke depan di seluruh bidang. Terutama sosial, politik, ekonomi dan pertahanan keamanan, Pendidikan dan kesehatan.

“Kemudian masalah politik luar negeri dan hubungan internasional sehingga kita butuh pasangan yang bisa sinergi, mampu membawa bangsa dan negara lebih sejahteraan dan kemajuan dalam menuju Indonesia Hebat,” harap Tb Hasanuddin.

Di tengah DPP PDIP membahas kriteria cawapres, lanjut Hasanuddin, Jakowi dan beberapa pengurus DPP mendapat tugas dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk melakukan silaturahmi yang sekaligus penjajakan kepada beberapa Porpol lain untuk kerjasama dalam Pemilu Presiden 2014.

Dalam rangka menghadapi Pilpres, kini Pak Jakowi dan beberapa pengurus DPP ditugasi oleh Ibu Megawati untuk melakukan silaturahmi yang sekaligus penjajakan kepada beberapa Porpol lain untuk kerjasama dalam Pemilu Presiden 2014.

“PDI Perjuangan tidak ingin menyebut kata koalisi untuk Pemilu Presiden 2014 tapi kerjasama. Karena melalui kerjasama diharapkan dapat system presidensial akan lebih baik dalam membangun bangsa dan Negara Indonesia,” ujarnya.

“Pendekatan dengan tokoh lain, seperti kemarin Pak Jokowi kan sudah bertemu Pak ARB (Aburizal Bakrie) dan hasilnya, Pak ARB menyatakan akan tetap jadi Capres. Kemudian dengan Pak Surya Paloh juga sudah, dan dalam beberapa hari kedepan PDIP akan menyambangin parpol lain”, ujarnya.

Saat ditanya, sudah berapa nama dan siapa saja tokoh yang akan jadi calon pendamping Jakowi, secara diplomatis Tb Hasanuddin mengatakan, sampai saat ini sudah ada beberapa nama. Dirinya belum bias mengungkapkan siapa-siapanya. “Soal nama itu yang berwenang Ibu Ketua Umum PDIP yang akan menyampaikannya,” kilahnya.

Lebih lanjut Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini mengatakan, bahwa PDIP menghitung betul figur Cawapres. “Kita sudah banyak pengalaman, dan jangan lagi mengangkat macan ompong,” pungkasnya.@husein