Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Hukum

Gerindra mengutuk keras kasus pelecehan terhadap siswa JIS 

LENSAINDONESIA.COM: Beberapa hari terakhir marak pemberitaan mengenai kasus pelecehan seksual terhadap seorang pelajar Taman Kanak-Kanak (TK) Jakarta International School (JIS) yang dilakukan oleh 5 orang pegawai cleaning service. 

Para tersangka kini telah diamankan Polres Metro Jakarta Selatan, mereka dijerat dengan Pasal 292 KUHP dan Pasal 81 UU Perlindungan Anak dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Suhardi mengutuk keras terjadinya kasus pelecehan seksual yang terjadi di TK JIS,

“Kami sangat menyayangkan terjadinya kasus ini. Hal ini tentu saja mencoreng wajah dunia pendidikan. Kami berharap kasus ini diusut dengan tuntas dan pelakunya dihukum seberat-beratnya sesuai dengan hukum yang berlaku,”ungkapnya kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (16/4/2014).

Suhardi menambahkan, pihak sekolah juga harus bertanggung jawab atas kasus yang terjadi di lingkungan sekolahnya.

“Sekolah mempunyai kewajiban untuk melindungi siswanya, terlebih lagi sekolah tersebut merupakan sekolah berlabel internasional. Peristiwa ini membuktikan kontrol dan pengawasan sekolah terhadap peserta didiknya tidak berjalan dengan baik,”

“Gerindra mendorong pemerintah terutama Departemen Pendidikan untuk melakukan investigasi atas terjadinya kasus tersebut. Dengan adanya kasus ini, sistem pemberian izin pendirian sekolah internasional juga harus ditinjau ulang” tutup Suhardi. @muhammadrusjdi