LENSAINDONESIA.COM: Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) angkat bicara soal kebakaran Pasar Senen, Jumat (25/4/14). Ahok menilai petugas pemadam kebakaran (Damkar) kesulitan memadamkan api, akibat banyak bangunan yang sudah tua, sehingga api mudah menyebar ke seluruh bangunan.

“Bangunan Pasar Senen itu sudah terlalu tua, sehingga gampang terbakar. Asuransi juga tidak mau menanggung bangunan,” kata Ahok di kantornya Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (25/4/14).

Menurut mantan Bupati Bangka Belitung ini, pihaknya telah lama ingin revitalitasi Pasar Senen, hanya banyak pedagang yang masih keberatan apabila direvitalisasi sebelum lebaran.

“Tadinya, mereka pikir baru ke penampungan setelah lebaran, tetapi bulan puasa ramai, jadi Pak Gubernur (Joko Widodo) kasihan, karena perekonomian mereka bisa pengaruh,” ungkapnya.

Sementara itu, akibat kebakaran tersebut, terdapat sekitar 2.600 kios pedagang eksisting di Pasar Senen Blok III hangus dilalap api. Api dengan cepat merembet ke bangunan  milik PD Pasar Jaya, yang sudah tua. Bahkan, Pasar Senen tidak memiliki alat pemadam kebakaran darurat. @agusirawan